April 18, 2026

Fraksi PKB Pertanyakan Alokasi Anggaran Standard Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan, Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tangsel

IMG-20240918-WA0097
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGSEL, — Fraksi Partai PKB berikan tanggapan atas pidato Walikota dalam penyampaian Nota Keuangan, Tentang Anggaran dan Belanja Daerah Kota Tangerang Selatan Tahun Anggaran 2025, di Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi DPRD Kota Tangsel.

Dalam pandangannya yang dibacakan oleh Ahmad Andi Wibowo, F. PKB memberikan 4 poin masukan dan juga minta penjelasan Walikota Tangsel Benyamin Davnie yang telah disampaikan nya pada hari Kamis (12/09) lalu.

PKB menilai bahwa kunci pencapaian pembangunan menuju peningkatan kualitas Tangsel Unggul, Inovatif dan layak huni adalah dengan peningkatan Kualitas dan Sumber Daya Manusia (SDM.

Ada 3 kriteria yang harus dilaksanakan oleh Pemkot Tangsel untuk meraih Kualitas Tangsel Unggul, antara lain:

1).. Memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat Tangsel baik di tingkat dasar maupun menengah, utamanya pendidikan yang murah namun berkualitas.

2). Adanya pelatihan dan bimbingan kerja bagi masyarakat yang belum memiliki ketrampilan bekerja dan perluasan UMKM hingga di lingkup RT dan RW.

3). Tangsel juga harus mau rajin membuka event-event berhadiah guna memunculkan talenta-talenta berbakat di bidangnya masing-masing.

Sedangkan untuk ‘Kota Layak Huni’ F PKB menilai bahwa indikatornyanya adalah Kota yang bersih dari masalah sampah.

Mengenai hal ini, F. PKB belum melihat hasil yang signifikan, Selasa (17/09).

Ini terbukti dalam penanganan Tempat Pembuangan Sampah Terakhir di Cipeucang, karena hanya dalam jarak radius 1 KM, seputaran TPST Cipeucang sudah masuk rumah tidak layak huni.

Adanya keadaan ini membuat F. PKB meminta pada Pemkot, solusi yang tepat untuk mengatasinya. Dia juga menanyakan alokasi anggaran Standard Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan, yang berjumlah Rp 885.225.770,_ (Delapan Ratus Delapan Puluh Lima Juta Dua Ratus Dua Puluh Lima Ribu, Tujuh Ratus Tujuh Puluh).

Ada yang dialokasikan untuk pemenuhan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) masyarakat yang tidak mampu, dan meminta penjelasan Pemkot Tangsel atas dana ini.

Dan yang terakhir, masalah Tawuran Pelajar yang semakin marak hingga merenggut jiwa ini juga jadi perhatian F. PKB.

Mereka meminta pada pihak Pemkot untuk mencari jalan agar bisa dilakukan ‘Pencegahan Dini” aksi tawuran remaja yang saat ini sudah sangat meresahkan para orang tua. (Ivan)