Ratusan Petani Di Empat Kecamatan Kabupaten Bekasi Gagal Panen Akibat Kekeringan, Warga Desak Pemerintah Turun Tangan
MAHARDIKAnews.com KAB. BEKASI ~ Ratusan petani di empat Kecamatan Kabupaten Bekasi menggelar aksi demo di pintu air Sukadanau Cikarang Barat untuk mendapatkan air Jum’at 09/08/24
Petani keluhkan kekeringan dan ancaman gagal panen akibat sulit mendapatkan air dan diterjang kemarau panjang yang terjadi akhir-akhir ini, kemarau panjang telah memicu kekeringan pada sawah-sawah petani dan mengancam ratusan hektar sawah gagal panen
Kondisi demikian menjadi keluh kesah petani sawah di empat kecamatan salah satunya di wilayah Kecamatan Tambelang, Cibitung, Tambun Utara dan Kecamatan Sukawangi.
Keluhan petani yang hadir seragam, bahwa kondisi persawahan dan tanaman padi mereka sangat memprihatinkan akibat kekeringan. Padi mereka tidak berkembang dengan baik karena tidak teraliri air. Tanah persawahan kering dan terbelah-belah.

Kekeringan sawah yang melanda wilayah empat kecamatan mereka kian diperparah akibat kendala selalu tertutup di pintu air Sukandanau, Cikarang kalah dengan aliran PDAM dan PT.
Hai ini menyebabkan pasokan air ke persawahan terhenti total air tersendat ke wilayah Utara Warga menyebut terdapat kurang lebih ratusan hektar sawah saat ini terancam gagal panen
Terhadap kondisi demikian, Anen salah satu petani berharap pemerintah dapat mengintervensi masalah ini sebagai bencana gagal panen (fuso). Ia mendesak pemerintah menggulirkan bantuan stimulus bagi petani yang mengalami gagal panen
“Sebab menurut saya petani harus mengeluarkan biaya produksi yang besar dalam menanam” ujar Anen
Masih kata Anen “Dengan stimulasi ini saya berharap bisa meringankan beban petani di empat kecamatan tersebut hingga kemarau berakhir” tutupnya.
(Fajar Sodik)






