Jumat, 25 September 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Antusias !, SMPN 2 Sukatani Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Hadirkan Ust. Dani Aksi Indosiar Komisi III Kawal Penguatan Fiskal dalam KUA-PPAS 2027 BNN dan Aparat Gabungan Sidak Lapas Pemuda Tangerang, Ini Temuannya Resmob Polres Metro Tangerang Kota Bongkar Jaringan Curanmor, Tiga Pelaku dan Tiga Motor Diamankan Keluarga Korban Pembunuhan di Neglasari Tunjuk Yayasan Nagari Sadar Hukum Sebagai Kuasa Hukum KPK akhirnya respons Mahfud MD soal Nusron Wahid Gibran-Dasco Tampil Bersama, ReJO Ingatkan Publik Tak Terjebak Narasi Politik Gol Tunggal Isak Bawa Liverpool Menang Tipis di Markas Bournemouth
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Hukum › Mahardhika Premium

Korlap PAC Rancaekek BPPKB Banten, Dian Mardiana Di Aniaya Oknum Brimob PT. Bethesda Hospital Indonesia

oplus_0
BAGIKAN ARTIKELKorlap PAC Rancaekek BPPKB Banten, Dian Mardiana Di Aniaya Oknum Brimob PT. Bethesda Hospital Indonesiahttps://www.mahardhikanews.com/2024/06/16/sekjen-pac-rancaekek-bppkb-banten-dian-mardiana-di-aniaya-oknum-brimob-pt-bethesda-hospital-indonesia/
Korlap PAC Rancaekek BPPKB Banten, Dian Mardiana Di Aniaya Oknum Brimob PT. Bethesda Hospital Indonesia

MAHARDHIKAnews.com – Bandung – 16/06/2024, Korlap PAC Rancaekek BPPKB Banten Kabupaten Bandung Dian Mardiana yang merangkap sebagai Ketua Karang Taruna RW 07 Desa Bojongloa Kecamatan Rancaekek, mengalami tindakan penganiayaan oleh oknum BRIMOB yang sedang jaga di proyek,  saat memperjuangkan hak-hak warga yang bekerja di proyek PT. Bethesda Hospital Indonesia. Insiden ini terjadi ketika Dian sedang berada di lokasi proyek tersebut untuk menanyakan hak-hak pekerja yang selama ini terabaikan.

MAHARDHIKAnews.com – Bandung – 16/06/2024, Korlap PAC Rancaekek BPPKB Banten Kabupaten Bandung Dian Mardiana yang merangkap sebagai Ketua Karang Taruna RW 07 Desa Bojongloa Kecamatan Rancaekek, mengalami tindakan penganiayaan oleh oknum BRIMOB yang sedang jaga di proyek,  saat memperjuangkan hak-hak warga yang bekerja di proyek PT. Bethesda Hospital Indonesia. Insiden ini terjadi ketika Dian sedang berada di lokasi proyek tersebut untuk menanyakan hak-hak pekerja yang selama ini terabaikan.

Setelah kejadian tersebut, Dian Mardiana langsung melaporkan insiden penganiayaan ini ke polsek setempat. Tidak berhenti di situ, ia juga melaporkan kejadian ini ke Polres Bandung dan kemudian ke Polda Jawa Barat untuk memastikan bahwa kasus ini mendapatkan perhatian serius dan terselesaikan dengan adil.

Ketua Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL), Tantan Su, yang juga menjabat sebagai Stafsus KIN RI Jabar, menegaskan akan terus memperjuangkan hak-hak warga yang belum terealisasi terkait proyek triliunan tersebut. Tantan Su berjanji akan membawa masalah ini hingga ke Mabes Polri atau Kapolri jika kasus penganiayaan oleh oknum BRIMOB ini tidak segera diselesaikan dengan tuntas.

Menurut Tantan Su, sejak awal pembangunan proyek PT. Bethesda Hospital Indonesia, telah banyak masalah yang muncul di awali dengan tanda tangan yang di manipulisasi untuk pembangunan sampai ketidaktransparanan Ketua RW 07, Hendi Rohendi, kepada warga. yang semula dengan masuknya ketua RW 07 ke proyek lantaran ada mandat dari warga untuk mewakili segalanya.

tapi yang terjadi malah sebaliknya Hal ini membuat warga sangat geram dan situasi menjadi seperti bom waktu yang siap meledak kapan saja. Bahkan, pihak  warga merasa tidak di libatkan bahkan ada sebagiam warga yang bekerja itupun dengan upah yang tidak sesuai, pemilik rumah sakit dan hotel tersebut terkesan tutup mata dan telinga terhadap masalah yang terjadi di lapangan.

“Kami tidak akan tinggal diam. Kami akan terus mendampingi dan memperjuangkan hak-hak warga sampai semuanya terealisasi dengan baik dan adil. Jika perlu, kami akan membawa masalah penganiayaan olek oknum brimob ini sampai ke tingkat Mabes Polri,” tegas Tantan Su.

Kasus ini menunjukkan pentingnya transparansi dan keadilan dalam setiap proyek pembangunan yang melibatkan masyarakat. Warga berharap agar pihak berwenang dapat menindaklanjuti laporan ini dengan serius dan memastikan bahwa hak-hak mereka tidak terabaikan lagi.

Dian Mardiana Ketua Karang Taruna RW 07 Desa Bojongloa Kecamatan Rancaekek beserta saksi mata

Sampai berita ini turun, DIAN MARDIANA Beserta tim sedang mengumpulkan bukti penganiayaan di tambah dengan saksi melihat kejadian tersebut, dian pun langsung melakukan visum ke rumah sakit terdekat.