April 17, 2026

Kembangkan Islam Wasatiyah, Kementerian Agama Tangsel Gelar Pembinaan Korban Aliran Keagamaan

IMG-20240429-WA0032
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com TANGSEL, – Kantor Kementerian Agama Tangerang Selatan menggelar acara Pembinaan bagi Korban Aliran Keagamaan di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Tangsel Tahun Anggaran 2024 pada Senin (29/04) yang di ikuti oleh Penyuluh PNS, P3K dan PAH di Kantor Kementerian Tangsel.

Bertindak selaku pembicara utama dalam acara ini, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tangsel KH. Abdullah Mas’ud dan di buka oleh Kepala Kementrian Agama Tangsel Drs.H. Dedi Mahfudin M.Si.

Dalam sambutannya, Dedi mengatakan bahwa penyuluh yang ada, dalam menyampaikan dakwahnya harus mengembangkan dakwah Islam Wasatiyah (Islam Moderat), dan terus mengembangkan diri dan kompetensi dan menguasai tekhnologi modern.

“Gerakan Islam Wasatiyah harus terus dikembangkan agar umat Islam bisa terus maju dalam peradaban zaman yang semakin modern ini” ucap Dedi.

Kepala Kemenag juga sangat mendukung upaya-upaya kasi Bimas Islam dalam program penyuluh teladan.

“Kita harapkan upaya ini menjadi bagain sarana mendorong kemajuan Penyuluh agama Islam di Tangerang Selatan, para penyuluh diharapkan mengambil kesempatan ini untuk mengembangkan profesi” pungkasnya

Senada, Kasi Bimas Islam Dr. H.M. Edi Suharsongko, S.Ag.M.Pd. mengatakan bahwa penyuluh memiliki peran strategis dalam keumatan.

“Penyuluh menjadi garda terdepan di masyarakat dalam menyampaikan Dinul Islam. Mengingat peran yang penting ini maka penyuluh di minta senantiasa mengupgrade kemampuannya baik terkait kompetensi keilmuan akademis maupun dalam pemanfaatan teknologi menjadi sarana dakwah” ungkapnya.

“Dengan pembekalan tentang aliran paham keagamaan diharapkan penyuluh memiliki khazanah literasi keagamaan yang komprehensif” papar Edi Suharsongko.

Acara dihiasi dengan tanya jawab seputar aliran Islam yang berkembang selama ini di masyarakat dan solusi mengatasinya agar Islam Wasatiyah terus jadi tren dan i di ikuti oleh masyarakat. (Ivan)