Selasa, 22 September 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Keluarga Korban Pembunuhan di Neglasari Tunjuk Yayasan Nagari Sadar Hukum Sebagai Kuasa Hukum KPK akhirnya respons Mahfud MD soal Nusron Wahid Gibran-Dasco Tampil Bersama, ReJO Ingatkan Publik Tak Terjebak Narasi Politik Gol Tunggal Isak Bawa Liverpool Menang Tipis di Markas Bournemouth Bawa 1.000 Butir Tramadol untuk Pesanan, Pria 41 Tahun Diciduk Polisi di Sepatan Omah Singgah NU Al Fath Jadi Sponsor Utama Festival Bazar UMKM Jurangmangu Timur 2026 50 Stand Meriahkan Festival Bazar dan UMKM 2026 MWC NU Pondok Aren di Jurangmangu Timur MT Khairunnisa Meriahkan Momen Perayaan Maulid Nabi di Masjid Al Muiz Kinayungan 105
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Sosial › Mahardhika Premium

Prihatin, Jembatan Penghubung Dua Kampung di Desa Sukasari Kecamatan Rajeg Hampir Ambruk

BAGIKAN ARTIKELPrihatin, Jembatan Penghubung Dua Kampung di Desa Sukasari Kecamatan Rajeg Hampir Ambrukhttps://www.mahardhikanews.com/2023/11/02/prihatin-jembatan-penghubung-dua-kampung-di-desa-sukasari-kecamatan-rajeg-hampir-ambruk/
Prihatin, Jembatan Penghubung Dua Kampung di Desa Sukasari Kecamatan Rajeg Hampir Ambruk

MAHARDHIKAnews.com KABUPATEN TANGERANG,
Meski bisa dilewati,kondisi jembatan yang menjadi penghubung antara Kampung Sarakan dan Kampung Rawa Bolang Desa Sukasari Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang sudah sangat mengkhawatirkan.

MAHARDHIKAnews.com KABUPATEN TANGERANG,
Meski bisa dilewati,kondisi jembatan yang menjadi penghubung antara Kampung Sarakan dan Kampung Rawa Bolang Desa Sukasari Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang sudah sangat mengkhawatirkan.

Jembatan yang dibangun pada tahun 1972 dan hanya satu kali mengalami perawatan kini kondisinya sudah sangat parah dan rentan ambruk,pasalnya beton dibawah jembatan sudah mulai keropos sehingga terlihat besi kolomnya.

Menurut keterangan Susanti salah satu warga Kp.Rawa Bolang RT.05/01 Desa Sukasari Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang menuturkan kepada awak media Realitaindo.co.id,kondisi jembatan seperti ini sudah bertahun-tahun lamanya.Bahkan,menurutnya kerusakan jembatan justru semakin parah.

“Kondisi rusak ini sudah dari dulu,bahkan sekarang hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki dan kendaraan roda 2 dan untuk kendaraan roda 4 sudah tidak bisa untuk melewati jembatan ini,”ungkapnya,Rabu (01/11/2023).

Susanti menambahkan,jembatan ini merupakan jalan akses alternatif menuju kampung sarakan.Tidak hanya itu,akses jembatan ini juga digunakan sebagai sarana vital untuk menuju Tempat Pemakan Umum (TPU) Sukasari yang terletak di seberang kali cirarab kampung sarakan.

“Sekarang warga yang hendak memakamkan jenazah ke TPU merasa khawatir melintasi jembatan itu,karena kondisi kerusakannya sudah sangat parah,”tuturnya.

Dari kondisi ini, dia berharap bahwa kondisi jembatan yang rusak mendapat perhatian dari pemerintah setempat dan segera menangani permasalahan tersebut.

“Saya berharap agar pemerintah cepat tanggap untuk memperbaiki jembatan ini agar nantinya tidak memakan korban,”tutupnya. (Jun)