Agustus 27, 2026

Kemerdekaan Dalam Bingkai Budaya, TB Endoh Sugriwa dan TB Dede Dabin Hadir Sebagai Dewan Kehormatan Kesultanan Kesepuhan Cirebon

IMG-20260826-WA0319

MAHARDHIKAnews.com TANGERANG, — Momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tidak hanya menjadi ruang untuk mengenang perjuangan para pendahulu bangsa, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi, menjaga nilai kebangsaan, serta merawat warisan budaya dan sejarah Nusantara.

Dalam suasana penuh khidmat tersebut, Tubagus Endoh Sugriwa, yang akrab disapa Abah Haji Endoh Sugriwa, turut hadir dalam sebuah momentum Upacara Kemerdekaan dan silaturahmi yang sarat dengan nilai sejarah dan kebangsaan. TB Endoh diketahui mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) BPPKB Banten.

Dalam kesempatan tersebut, TB Endoh Sugriwa hadir bersama Tubagus Dede Debin, yang dikenal sebagai Bendahara Umum DPP BPPKB Banten. Keduanya turut hadir dalam kapasitas sebagai bagian dari Dewan Kehormatan Kesultanan Kesepuhan Cirebon, yang dikenal dengan sebutan Pangeran Kuda Putih.

Kehadiran kedua tokoh tersebut mendapat sambutan baik dari Sultan Banten Ratu Bagus Hendra Bambang Wisang Geni, Sultan ke 18. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, penuh penghormatan, serta mengedepankan nilai persaudaraan dan kebersamaan.

Bagi TB Endoh, momentum kemerdekaan semestinya tidak berhenti pada seremoni semata. Kemerdekaan juga harus dimaknai sebagai tanggung jawab bersama untuk menjaga persatuan, menghormati sejarah, serta membangun hubungan yang harmonis antarelemen masyarakat.

Silaturahmi tersebut menjadi gambaran bahwa nilai kebangsaan dapat tumbuh melalui ruang-ruang kebersamaan, termasuk dengan merawat hubungan antara organisasi masyarakat, tokoh budaya, serta keluarga besar kesultanan yang memiliki akar sejarah panjang di tanah Banten dan Cirebon.

Momentum tersebut berlangsung dengan baik, penuh hikmah dan suasana kekeluargaan. Semangat persaudaraan yang terbangun diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menjaga marwah budaya, memperkuat persatuan, serta turut memberikan kontribusi positif bagi kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Kemerdekaan bukan sekadar warisan sejarah, melainkan amanah untuk terus menjaga persaudaraan, kebudayaan, dan persatuan Indonesia.

(Jun)