Mei 24, 2026

Gelar Muker Perdana, MWC NU Pondok Aren Bidik 4 Konsep Program Unggulan

1760894399126
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com PONDOK AREN, — Musyawarah Kerja ( Muker ) perdana MWC NU Pondok Aren yang digelar di Omah Singgah NU Al Fath, Jurangmangu Timur Pondok Aren pada Minggu pagi (19/10), bidik 4 Program Unggulan yang diprioritaskan.

Munculnya 4 Program tersebut, yang disebut dengan istilah 4 Konsep Kluster Program, merupakan hasil rapat pengurus sebelumnya, yang sudah dilakukan melalui berbagai diskusi meeting dan grup WA yang dibentuk, guna mendalami rencana tersebut.

Demikian disampaikan oleh Sekretaris MWC NU Pondok Aren DR. Osang Ruslani saat membawakan Musker, yang dipimpin langsung oleh Ketua Tanfidziyah KH. Fathur Rahman.

Ada pun ke 4 Kluster tersebut adalah :

Kluster 1: Penguatan Organisasi
Kluster 2: Kemandirian Jam’iyah dan Jama’ah
Kluster 3: Penguatan Kaderisasi
Kluster 4: Kemitraan Strategis

Masing-masing Kluster akan dilaksanakan oleh tiap Komisi yang sudah dibentuk dan memiliki program jangka pendek, menengah dan panjang.

Mengenai ditentukannya ke 4 Program tersebut, KH. Fathur Rahman mengatakan bahwa meski sedikit, tapi program ini bisa dilaksanakan oleh pengurus yang ditunjuk dalam tiap Komisi.

“Kita mungkin bisa saja membuat banyak program tapi sebagai langkah awal, ke 4 Program ini merupakan skala prioritas kita untuk saat ini,” terangnya.

Di usia kepemimpinannya yang masih seumur jagung sebagai ketua Tanfidziyah, KH. Fathur Rahman memang sangat bersemangat dalam membangun dan menggerakkan NU di Pondok Aren agar kiprahnya bisa dirasakan oleh masyarakat.

Meski begitu, dia sangat selektif dan berusaha menyesuaikan kemampuan pengurusnya, dalam melaksanakan program tersebut.

“Jika memang kita semua bersungguh-sungguh dan mau bekerja sama untuk NU, tanpa mengandalkan hanya pada satu atau dua figur saja, maka insya Allah ke 4 Program ini bisa kita jalankan,” imbuhnya.

Dalam rapat Musker yang berlangsung, terlihat adanya rencana kerja dari tiap Komisi yang membidangi program tersebut, seperti Komisi A yang digawangi oleh KH. Ahmad Misbah.

Dalam paparannya, guna menguatkan organisasi, maka dia meminta agar MWC NU memiliki kantor sekretariat sendiri dan bukan hanya di rumah ketua Tanfidziyah seperti yang selama ini terjadi.

“Jadi dalam waktu dekat, kita akan mencari dan menentukan dimana kantor sekretariat kita berada, sekaligus menguatkan media center sebagai wahana jejaring ke pihak luar,” ulasnya.

Saat berita ini diterbitkan suasana sidang rapat Musker tersebut masing berlangsung dengan dipimpin langsung oleh Ketua Tanfidziyah, Ketua dan khatib Syuriah serta Sekretaris MWC NU Pondok Aren dengan disaksikan oleh pengurus PCNU Tangsel. (Ivan)