Warga Minta APH Bebaskan Ketua RT 06 dan Ketua RW 03 Kampung Cijengir
MAHARDHIKAnews.com KAB. TANGERANG, — Warga RT 06 RW 03 Kampung Cijengir Kelurahan Binong ,Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang berbondong – bondong memadati salah satu rumah warga guna memberikan pendapat serta kesaksian terkait insiden yang menimpa Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) mereka yang baru menjabat 1 Minggu (01/08).
Ditempat terpisah ibu Saemah Warga RT 01 menjelaskan kalau jalan yang di tutup itu bukan menghalangi mobil proyek masuk ,itu di tutup karena warga sini sedang memperbaiki saluran air.
“Sebab dulu di sini sering banjir itupun memakai uang pribadi pak RW yang baru menjabat kurang lebih satu Minggu di Kampung Cijengir,” ujarnya.
Ibu ini pun mengatakan agar penegak hukum mengusut tuntas oknum – Oknum yang terlibat kasus tersebut, karena proyek -proyek sebelumnya beliau belum menjabat sebagai RW.
“Kenapa baru sekarang ini diungkapkan , bila mau diungkap ya ungkap semuanya. Tangkap semua yang terlibat jangan pak RW yang baru menjabat satu Minggu,” tandasnya.
Muhamad selaku Ketua RT 01 mengatakan bahwa masalah ini berawal dari pihak Kontraktor datang bertamu secara baik – baik pada mereka.
“Setelah semua di sepakati namun nyatanya berakhir seperti ini. Saya jadi kaget setelah melihat dan membaca berita beberapa hari yang lalu kalau RW yang baru ini terkena pasal 368 pemerasan, padahal semuanya itu sudah di sepakati ,” tuturnya.
Di depan awak media ustad M. Baihaky dengan tegas menyampaikan kepada seluruh awak media ,terkait dari pada yang di sampaikan pak RW ke pihak Kontraktor.
“Terkait uang yang berjumlah Rp 35.000.000,_ juta itu sudah hasil musyawarah antar Ketua RT dan tokoh masyarakat, tokoh agama, Karang taruna, Ketua pemuda setempat, bahkan juga warga dimana nantinya anggaran itu akan di peruntukan membangun wilayah Kampung Cijengir,” paparnya
Jadi kami warga Kampung Cijengir meminta kepada pihak Aparat Penegak Hukum (APH) agar membebaskan pak RT dan Pak RW karena kami butuh sosok seorang pemimpin seperti pak RW sekarang ini.
“Dia rela mengeluarkan uang pribadinya untuk kepentingan warganya, dan yang bisa membantu memasukkan kerja bagi pemuda di Kampung Cijengir ini yang sedang menganggur,” ujar warga. (Sri Anna/Nana)






