Kamis, 17 September 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Rp1,7 Triliun Disiapkan untuk Latih 270 Ribu Tenaga Kerja, Pemerintah Kejar SDM Siap Hadapi Industri Hijau BGN Beri Perhatian Khusus NTT, Dapur MBG Akan Diperluas untuk Atasi Tantangan Stunting Kebakaran Hebat Landa Pergudangan Kosambi Permai, 20 Gudang Terbakar Kemarau Panjang Tekan Pasokan Air, PERUMDAM TKR Distribusikan Ratusan Ribu Liter ke Wilayah Tangerang Cekcok Utang Berujung Maut, Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Neglasari Polemik SHGB Situ Rompong Memanas, BAM DPR RI Soroti Dugaan Cacat Proses Penerbitan Sertifikat Delapan ABK TB MT20 1301 Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bawean, Tim SAR Lakukan Penjemputan Bukan Sekadar Logo, Sengketa BPPKB Banten Menyentuh Persoalan Identitas dan Legalitas
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Nasional › Mahardhika Premium

Kebakaran Hebat Landa Pergudangan Kosambi Permai, 20 Gudang Terbakar

BAGIKAN ARTIKELKebakaran Hebat Landa Pergudangan Kosambi Permai, 20 Gudang Terbakarhttps://www.mahardhikanews.com/2026/09/16/kebakaran-hebat-landa-pergudangan-kosambi-permai-20-gudang-terbakar/
Kebakaran Hebat Landa Pergudangan Kosambi Permai, 20 Gudang Terbakar

MahardhikaNews.com, JAKARTA — Kebakaran hebat melanda kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Jalan Raya Prancis, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (16/9/2026) siang.

MahardhikaNews.com, JAKARTA — Kebakaran hebat melanda kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Jalan Raya Prancis, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (16/9/2026) siang.

Api dilaporkan mulai terlihat sekitar pukul 14.00 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar dan memunculkan kepulan asap hitam pekat yang membubung tinggi dari kawasan pergudangan.

Informasi awal mengenai kejadian tersebut disampaikan oleh sejumlah pekerja di sekitar lokasi. Saat kebakaran terjadi, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan mencegah api merambat ke bangunan lainnya.

Perkembangan terbaru menunjukkan skala kebakaran jauh lebih besar dibanding laporan awal. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menyebut sebanyak 20 unit gudang telah terbakar. Tim di lapangan masih melakukan penyiraman atau pendinginan terhadap bangunan yang belum terdampak untuk mencegah api menjalar lebih luas.

“Yang sudah terbakar itu sebanyak 20 unit gudang,” ujar Achmad Taufik seperti dikutip dari laporan media pada Rabu (16/9).
Sekitar 30 personel gabungan pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api. Penanganan juga mendapat dukungan armada dari kawasan Pergudangan Kosambi Permai dan otoritas Bandara Soekarno-Hatta.

Kondisi bangunan yang terdampak cukup parah. Sejumlah gudang dilaporkan mengalami kerusakan hingga ambruk, sehingga petugas masih melakukan pendataan untuk mengetahui secara lebih rinci bangunan serta material yang berada di dalamnya.

Hingga perkembangan terakhir yang diperoleh, penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan belum dapat dipastikan. Demikian pula nilai kerugian serta jumlah korban masih menunggu hasil pendataan resmi dari pihak terkait.

Berada Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Lokasi kebakaran berada tidak jauh dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kepulan asap bahkan terlihat dari area sekitar bandara.

Meski demikian, pihak Bandara Soekarno-Hatta memastikan insiden kebakaran di luar area bandara tersebut tidak mengganggu operasional penerbangan. Aktivitas penerbangan dilaporkan tetap berjalan normal dan pihak bandara terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan instansi terkait.

Petugas gabungan hingga kini masih berkonsentrasi melakukan pemadaman, pendinginan, sekaligus membatasi potensi perambatan api ke bangunan gudang lain.

Besarnya jumlah bangunan yang terdampak membuat proses penanganan membutuhkan kewaspadaan tinggi, terutama untuk memastikan titik-titik api tidak kembali menyala dan meluas ke area pergudangan di sekitarnya.

MahardhikaNews.com akan terus memantau perkembangan kebakaran di Pergudangan Kosambi Permai, termasuk informasi mengenai penyebab kebakaran, jumlah kerugian, kondisi bangunan terdampak, serta kemungkinan adanya korban.

Jurnalist : Tantan Su
Editor : Redaksi