Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi, Hadiri Perayaan Waisak di Situs Candi Jiwa Batujaya Karawang
MAHARDHIKAnews.com KAB. KARAWANG, – Ratusan umat Buddha bersama masyarakat tumpah ruah di pelataran Kompleks Percandian Batujaya, Karawang, tepatnya di Desa Segaran. Untuk memperingati Hari Raya Waisak. Menariknya, perayaan yang dipusatkan di area Candi Jiwa dan Candi Blandongan ini dihadiri langsung Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), serta Bupati Karawang, Aep Syaepuloh.
Kehadiran para pimpinan daerah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kerukunan antar umat beragama sekaligus melestarikan situs sejarah spiritual yang bernilai tinggi di tanah Jawa Barat.
Simbol Kedamaian dan Toleransi. Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti pelataran Candi Jiwa dan Candi Blandongan sejak pagi hari. Prosesi ritual keagamaan berjalan dengan lancar di bawah rimbunnya atmosfer sejarah situs percandian tertua di Pulau Jawa tersebut.
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM menyampaikan, bahwa Candi Jiwa bukan sekadar peninggalan purbakala, melainkan simbol peradaban, kedamaian, dan toleransi yang telah mengakar sejak berabad-abad lalu di tanah Pasundan.
“Perayaan Waisak di Candi Jiwa ini adalah bukti nyata bahwa Jawa Barat adalah rumah yang ramah bagi keberagaman. Tugas kita hari ini bukan hanya merawat bangunannya, tapi juga merawat nilai-nilai kedamaian yang diwariskannya,” ujar KDM, Minggu (14/6/2026) sore.
Potensi wisata religi dunia.
Senada dengan Gubernur, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, juga mengungkapkan rasa bangganya atas dipilihnya Candi Jiwa dan Candi Blandongan sebagai pusat perayaan Waisak tingkat regional.
Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus menata infrastruktur di sekitar situs Batujaya agar kenyamanan umat yang beribadah maupun wisatawan dapat terus meningkat.
Ada beberapa poin penting yang menjadi fokus perhatian pemerintah daerah ke depan:
Pengembangan Infrastruktur: Memperbaiki akses jalan menuju situs Candi Batujaya untuk memudahkan peziarah dan wisatawan.
Pelestarian Kawasan:
Menjaga keaslian lingkungan sekitar pelataran candi agar tetap asri dan sakral.
Promosi Wisata Sejarah: Mendorong Kompleks Candi Batujaya (Candi Jiwa dan Blandongan) sebagai salah satu destinasi wisata religi unggulan di Indonesia.
Kilas Balik Situs Candi Jiwa & Blandongan sebagai informasi, Kompleks Percandian Batujaya merupakan situs permukiman dan ritual Buddha kuno yang diperkirakan dibangun pada abad ke-5 hingga ke-6 Masehi, menjadikannya salah satu kompleks candi tertua di Indonesia.
Candi Jiwa:
Memiliki struktur berbentuk lingkaran di bagian atas yang menyerupai bunga teratai (lotus), simbol suci dalam ajaran Buddha.
Candi Blandongan:
Terletak tak jauh dari Candi Jiwa, memiliki ukuran yang lebih besar dengan struktur tangga di empat sisinya.
Perayaan Waisak bersama ini diakhiri dengan doa keselamatan untuk bangsa dan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas kedamaian yang tercipta di bumi Karawang.
(D-Hunter)






