Mei 25, 2026

Sungai Dipenuhi Eceng Gondok Dan Bau Busuk, Warga Cibuaya Desak PJT Rengasdengklok Segera Bertindak

IMG-20260222-WA0014
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com KAB. KARAWANG, — Kondisi memprihatinkan terlihat di salah satu aliran sungai irigasi Desa Pajaten hingga Kedungjaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang. Pasalnya, sungai yang seharusnya menjadi saluran irigasi dan pembuangan air bagi warga itu kini dipenuhi eceng gondok dan tumpukan sampah rumah tanggga.

Keadaan tersebut menimbulkan bau tidak sedap dan kekhawatiran akan dampak kesehatan dan lingkungan bagi masyarakat sekitar.

Dari pantauan awak media mahardhikanews.com di lapangan pada hari Sabtu (21/2/2026), air sungai tampak tertutup oleh hamparan eceng gondok yang tumbuh liar dan tidak terkendali. Disela-sela tanaman tersebut, tampak puluhan kantong plastik berisi sampah rumah tangga, seperti limbah makanan, plastik, hingga pempers sekali pakai.

Azka Ahmad, salah seorang pemuda di wilayah Kecamatan Cibuaya, sangat menyayangkan kurang respon dan tindakan cepat dari kepala Asmen PJT yang baru. Saluran irigasi yang dipadati eceng gondok, seperti dibiarkan dan tanpa ada tindakan serius dalam upaya membersihkannya.

“Padahal sudah jelas !, Bapak Presiden Prabowo, dalam salah satu statementnya meminta agar semua instansi melakukan corve-corve bersih bersih sampah. Akan tetapi PJT Rengasdengklok seperti tidak mengindahkan  perintah Bapak Presiden Prabowo Subianto,” cetusnya.

“Bau tak sedap sangat menyengat karena tumpukan eceng gondok dan sampah disaluran irigasi Pajaten hingga Kedungjaya,” tutur Azka Ahmad.

Sementara itu warga setempat yang enggan di sebutkan namanya mengatakan hal yang sama.

“Iya, baunya menyengat kang. Eceng gondok terus bertambah, padahal sering dibersihkan oleh pemdes setempat. Inikan sebenarnya masuk kewenangan PJT. Kemana Asmen PJT ?,” keluhnya.

Masyarakat berharap ada tindakan nyata dari PJT Rengasdengklok, mulai dari pembersihan sungai, pemberantasan eceng gondok, penyediaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS), hingga edukasi dan sosialisasi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Namun warga berharap perhatian segera diberikan sebelum masalah ini berkembang menjadi bencana lingkungan yang lebih besar,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada klarifikasi dari PJT Rengasdengklok. (D-Hunter)