TPK Desa Tanjungmekar Disebut Tidak Transparansi Dalam Pembangunan Jalan Poros Desa, Pj Kades Tanjungmekar: Ini Sangat Berlebihan
MAHARDHIKAnews.com KAB.KARAWANG,– Terkait adanya pemberitaan di salah satu media online dengan judul, ‘Pengecoran Jalan di Desa Tanjung Mekar Tanpa Papan Informasi Pertanyakan Transparansi Dana Desa Tahap 2’, Pj Kades Tanjungmekar sebut itu sangat berlebihan.
Pernyataan itu disampaikan, Pj Kades Tanjungmekar Sardi, SE., di ruang kerjanya, setelah rapat minggon desa selesai, pada hari Rabu (17/9).
“Saat itu papan informasi baru dikirim oleh jasa percetakan dan baru akan kami pasang di lokasi proyek,” jawab Pj Kades.
“Papan informasi langsung kami pasang bersama dengan perangkat desa, BPD, LPM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Karang Taruna,” imbuhnya.
Pj Kades Sardi menyayangkan adanya pemberitaan tersebut karena tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu pada dia, selaku Pj Kades saat kunjungan awak media bersangkutan datang ke kantornya.
Dia mengakui bahwa di hari Selasa (16/9) Ia bersama Bendahara Desa, Iwan sedang tidak ada di kantor Desa, melainkan ada di kantor Kecamatan, dikarenakan ada rapat minggon kecamatan, mengingat beliau selain Pj Kades Tanjungmekar, juga menjabat sebagai Kasi Kesos Kecamatan Pakisjaya,” terang Sardi.
Terkait papan informasi, sudah terpasang di Dusun Bungin RT.01 RW.04. Wargapun bisa melihatnya, proyek tersebut dikerjakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Tanjungmekar. Semua tidak ada yang ditutup-tutupi, kami selalu mengedepankan transparansi publik.
“Total anggaran bersumber dari DD Tahap II TA 2025. Sebesar Rp 70.477.700,- (Tujuh Puluh Juta Empat Ratus Tujuh Puluh Tujuh Ribu Tujuh Ratus Rupiah). Volume Panjang 71 Meter, Lebar 3,5 Meter dan Tinggi 0,15 cm. Semua sudah sesuai standarisasi dan mengacu pada, Permendesa PDTT Nomor 8 Tahun 2022 dan Perpres Nomor 16 Tahun 2018,” tegas Sardi.
Dia menambahkan bahwa dirinya tidak anti di kritik oleh siapapun, namun kritik juga harus memiliki etika dan bukan asal tuduh, apalagi membuat pernyataan yang menyudutkan tanpa ada konfirmasi.
“Kritik semestinya harus didasarkan pada fakta, disertai bukti, dan disampaikan dengan bahasa yang sopan dan menghargai,” tandasnya.
Berdasarkan fakta dilapangan berbanding terbalik, salah seorang warga sekitar sekaligus sebagai tokoh agama, Ust. Abdul Manan, mengucapkan terimakasih kepada pemerintah desa Tanjungmekar, karena telah memprioritaskan dan merealisasikan permintaan masyarakat waktu Musyawarah Dusun Bungin, Rabu (3/9) sebelum pembangunan jalan poros desa dikerjakan.
“Ya, kami sangat bersyukur dan bahagia, karena jalan di wilayah kami sudah di cor. Ia pun mengajak warga lainnya untuk menjaga dan merawat hasil pembangunan ini, kalau bukan kita ya siapa lagi. Semoga pemerintah desa Tanjungmekar selalu memprioritaskan kepentingan masyarakat disegala sektor dan selalu mengedepankan transparansi publik,” pungkasnya. (D-Hunter)






