Diguyur Hujan Deras Lampu Merah Deltamas Terendam Banjir, Puluhan Kendaraan Mogok Terobos Banjir
MAHARDHIKAnews.com KAB.BEKASI, — Puluhan kendaraan baik roda empat maupun roda dua mogok setelah menerobos banjir yang menggenangi perempatan lampu traffic light Kota Deltamas di Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, pada Senin sore menjelang malam (7/7/2025).
“Hujannya deras banget dari sekitar jam 17.00 wib hingga malam hari. Pas melewati lampu merah Deltamas, air sudah tinggi, hingga terjebak lah saya, sampai saya ga bisa putar balik” kata pengemudi ojek online Herry (35) di lokasi banjir.
Ia mengatakan genangan air di area perempatan Deltamas setinggi kurang lebih 60 cm, sehingga menyebabkan puluhan kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang nekad menerobos banjir langsung mogok.
Selain itu, Hendra (33) salah satu pengemudi roda empat mengaku pasrah dan tidak bisa berbuat apa-apa ketika terjebak digenang air, saat melintas di perempatan lampu merah Deltamas, dengan susah payah mendorong kendaraan menjauh dari dari titik genangan air.
“Mau puter arah pun sudah ga bisa, mundurpun susah, diakibatkan ketinggian air, tiba-tiba mesin pun mendadak mati, ya dengan terpaksa saya mendorong mobil di bantu kawan, yang kebetulan satu mobil,” ucap Hendra.
Akibat genangan air yang tinggi, berdampak pada kemacetan total di lokasi banjir, bahkan sampai ratusan meter. Dimohon kepada seluruh pengendara roda dua maupun roda empat, diharap berhati-hati dalam melintas di titik banjir tersebut, mengingat ketinggian air sudah mencapai lutut orang dewasa.
“Lebih baik hindari jalur Deltamas, cari jalan alternatif lain. Untung saya waspada sebelum melintasi jalan yang tergenang air, saya langsung rem dan putar balik kendaraan saya, kata Ajat (30) yang kebetulan rumahnya di wilayah Deltamas.
Ajat mengaku banjir di perempatan lampu merah traffic light Deltamas bukan hal baru. Diakibatkan buruknya sistem drainase diduga itulah penyebab utamanya, disaat kawasan ini diguyur hujan deras.
“Dulu juga pernah banjir. Malah lebih parah, genangan air hingga meluap ke ruas jalan tol Jakarta-Cikampek. Drainase tidak kuat menampung debit air yang tinggi, hingga selalu menyebabkan banjir,” ungkap Ajat.
Hingga sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi terkait banjir tersebut. Pengelola Kota Deltamas juga belum memberikan tanggapan apapun terkait kondisi banjir yang terjadi di sekitar area tersebut. (Agus)






