Juni 2, 2026

Hadir di Lailatul Ijtima MWC NU Pondok Aren, Lurah Perigi Lama Sampai Bilang Begini

Screenshot_20250517-180340
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com PONDOK AREN, — Hadir di acara Lailatul Ijtima yang di gelar oleh MWC NU Pondok Aren Tangsel, Lurah Perigi Lama H. Edi Suherman menyampaikan apresiasinya dan meminta agar kegiatan ini harus terus dilanjutkan demi generasi penerus.

“Ini sesuatu yang sangat bagus dan harus terus dilanjutkan. Karena kita yang tadinya tidak tahu jadi tahu dan mengerti dengan amalan yang sering kita lakukan selama ini,” ujarnya.

Dengan terus terang dia mengakui bahwa selama ini dirinya tidak tahu apa itu tahlilan, ziarah kubur dan sebagainya yang biasa dilakukan oleh warga nahdliyin selama ini.

“Lewat acara ini kita jadi tahu, dalil atau alasan kegiatan tersebut sesuai dengan ilmu agama Islam, lewat para guru yang mengisi acara ini,” imbuhnya.

Dia juga meminta pada warganya agar selalu mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh NU, agar pemahaman agama yang dimilikinya semakin bertambah dan semakin cinta dengan NKRI.

“Selain ilmu agama, kita juga bisa saling bersilaturahmi satu dengan lainnya. Saling kenal dan semakin banyak tahu tentang amalan – amalan ibadah yang sering kita lakukan,” tuturnya.

H. Edi Suherman juga menyampaikan banyak terima kasih pada pengurus MWC NU yang mau melaksanakan acara Lailatul Ijtima di wilayahnya melalu PRNU Perigi Lama.

“Semoga acara seperti ini bisa terus dilaksanakan karena sangat dibutuhkan oleh generasi penerus bangsa, khususnya umat Islam yang ada di wilayah Pondok Aren,” pungkasnya.

Ungkapan ini diberikan oleh Lurah Perigi Lama tersebut usai mendengarkan sambutan ketua Tanfidziyah H. Fathur Rahman dan bedah kitab Hujjah Ahlussunah Wal jama’ah karangan Kyai Ma’sum Krapyak oleh Rois Syuriah MWC NU Pondok Aren KH. Moch.Toha.

Senada, H. Fathur Rahman juga mengapresiasi Lurah Perigi Lama yang mau hadir, dan memberikan dukungan atas terselenggaranya acara tersebut.

“Semoga semakin banyak aparat pemerintahan yang mau ikut dan bergabung dalam acara-acara NU, guna menjaga warganya dari pengaruh ajaran-ajaran radikal yang selama ini sempat marak,” ujarnya.

Sebagai Benteng NKRI kehadiran NU memang sangat dibutuhkan disetiap wilayah di Indonesia mengingat begitu banyaknya aliran agama.

“NU sudah terbukti sebagai Benteng NKRI sejak didirikan, dimana NKRI merupakan harga mati dan menjaga Pancasila. Karena itu maka sudah seharusnya setiap warga NKRI merawat dan menjaga NU,” pungkasnya. (Ivan)