Dina Nur Masitoh, Anak Putri Tanjungmekar Berprestasi Di Ajang Pencak Silat Harumkan Nama Pakisjaya
MAHARDHIKAnews.com KAB. KARAWANG, – Adalah Dina Nur Masitoh, anak putri berprestasi asal Dusun Kalijaya RT 001/002, Desa Tanjungmekar, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, telah menjadi menjadi sosok inspiratif bagi generasi anak putra dan putri diwilayahnya.
Lahir di Karawang pada 10 Oktober 2012, Dina telah mengukir berbagai prestasi gemilang di bidang olahraga pencak silat. Meski berasal dari keluarga sederhana, Dina tidak pernah menyerah untuk meraih cita-cita, semangat dan ketekunan yang ditanamkan sang ayah menjadi bekal bagi Dina untuk terus berjuang mengukir prestasi di ajang pencak silat.
Hingga baik siang maupun malam terus berlatih dan berlatih di padepokan Gaya Murni Pakisjaya, dibawah asuhan kang Tamin Mihardja (murid dari abah Moch Sadeli Rengasdengklok).

Sejak kelas 5 SD, Dina mulai serius menekuni pencak silat. Didampingi sang ayah yang juga seorang alumni perguruan pencak silat Terumbu Banten di tahun 1997.
Dina aktif mengikuti berbagai kejuaraan dan berhasil meraih sederet prestasi. Diantaranya, Juara 1 Tunggal Anak Putri Pasanggiri pencak silat Galuh Surrawisesa Cup, yang diselenggarakan oleh DPD PPSI (persatuan pencak silat Indonesia), pada hari Sabtu-Minggu, tanggal 04-05 Mei 2024, bertempat di Desa Hegarmanah Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat.
Prestasi Dina terus berlanjut di tahun 2024, dengan meraih Juara 3 Tunggal Anak Putri pada kejuaraan pasanggiri pencak silat Gaya Murni Cup 2024, yang diselenggarakan oleh padepokan Gaya Murni Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, pada tanggal 15-16 September 2024.
Terbaru, pada tahun 2025, Dina diarahkan oleh kang Tamin Mihardja untuk mencoba tampil dalam format rampak (berjumlah 5 orang), berkat kegigihan dan semangat dalam latihan akhirnya, Dina dan kawan-kawannya, Juara Utama 1 Rampak Exhibition Silat Tradisi, dalam rangkaian acara dirgahayu padepokan Toemaritis Sepuh Leger ke-1 Kabupaten Bekasi, pada tanggal 09 Februari 2025.
Dalam perjalanannya, Dina dikenal sebagai sosok anak yang pantang menyerah, selalu bersemangat dalam latihan, meski ditengah keterbatasan ekonomi. Ia bertekad untuk tidak mengecewakan orang tuanya dan ingin menjadi atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah, bangsa, serta agamanya.
Semangat dan perjuangan, Dina Nur Masitoh menjadi inspirasi bagi generasi muda dan mudi Karawang, khususnya Pakisjaya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah dikancah kabupaten maupun provinsi. (Dedi Hunter)






