Mei 24, 2026

Anggaran Pembangunan Community Center di Tangerang Diduga Tidak Masuk Akal

IMG-20250104-WA0225
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGERANG, – Proyek pembangunan Community Center di Kota Tangerang yang dibiayai dengan anggaran Rp. 454.534.000,_ yang berlokasi di kelurahan Pekojan Kecamatan Pinang kini menuai perhatian publik. Warga setempat meragukan keabsahan anggaran tersebut, mengingat ukuran bangunan yang terbilang kecil dan fasilitas yang minim.

Bangunan yang sedang dalam tahap pembangunan ini terdiri dari satu unit kamar toilet, satu ruang dapur, dan dua ruang pemeriksaan dengan ukuran yang sangat terbatas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat, bangunan ini akan difungsikan sebagai posyandu. Namun, dengan ukuran bangunan yang terbatas, beberapa warga mempertanyakan besarnya anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini.

“Bangunan sebesar ini menghabiskan anggaran sebesar itu? Padahal fasilitas tambahan seperti sambungan listrik dan tower air juga terbilang sederhana,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Menurutnya, proyek ini sangat menguntungkan bagi kontraktor karena biaya yang dibutuhkan tidak sebanding dengan hasil pembangunan. “Ini bangunan biasa saja, tetapi anggarannya sangat besar. Sangat tidak masuk akal,” tambahnya.

Hingga saat ini, proses serah terima bangunan dari dinas terkait kepada warga belum dilakukan. Pihak dinas juga belum memberikan keterangan mengenai proyek ini.

Nasrul, Kepala Seksi terkait, mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui rinciannya karena yang bersangkutan bukan pejabat pembuat teknis kegiatan (PPTK).

Proyek ini dibiayai melalui APBD Kota Tangerang dengan pelaksana CV. Syifa Kamila. Diharapkan, pengawasan lebih lanjut terhadap penggunaan anggaran ini dapat dilakukan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahap pengerjaannya.

Proyek ini menjadi perhatian penting karena dibiayai dengan uang pajak yang dibayarkan oleh masyarakat, sehingga masyarakat berhak untuk mendapatkan penjelasan terkait penggunaan anggaran yang transparan. (Jun)