KH. Abdullah Mas’ud: Kaderisasi Adalah Kunci Penting Bagi Pergerakan NU Di Masyarakat
MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGSEL, – Melakukan Kaderisasi adalah Kunci terpenting sebuah pergerakan Nahdlatul Ulama. Demikian point penting yang terangkum dalam kegiatan agenda Turba Pengurus PCNU Tangsel pada jajaran Pengurus PRNU se-Kecamatan Pondok Aren di Sekretariat MWCNU Pondok Aren, Minggu (20/07).
“Turba sebagai refleksi awal dari pembinaan dan penguatan organisasi dari kepemimpinan di level atas kepada tingkat yang di bawahnya seperti dari tingkatan Pimpinan Cabang sampai ranting” ujar ketua PCNU KH. Abdulah Mas’ud
Dia menambahkan, selain momentum silaturahmi dan pembinaan organisasi, Turba adalah hal penting dalam kita mengetahui masalah yang timbul di dalam organisasi.
“Tujuan dan konsep utamanya adalah saling menguatkan dan menyemangati didalam kita ber khidmat kepada organisasi Nahdlatul Ulama, karena pengabdian kita kepada para Kiyai dan para Masyayikh adalah bentuk sebuah keikhlasan bersama” imbuhnya.

Lanjutnya, keluhan dan permasalahan di bawah atau di tingkat Ranting itu merupakan kewajiban pimpinan diatas nya juga, bukan hanya pidato dan retorika tetapi lebih ikut mengawal betul progamnya sampai benar benar berjalan.
“Baik program di tingkat ranting ataupun di lembaga lembaga dan banom banom yang ada di ranting, misalnya dengan menguatkan 4 atau 5 lambaga di dalam ranting dan bisa menguatkan 9 dari 18 lembaga dan banom yang ada di Nahdlatul Ulama,” pungkasnya,
Sementara menurut KH Thoha Ketua Majelis Wakil Cabang ( MWC NU) Pondok Aren mengatakan, “Untuk bisa membuat program di level bawah berjalan ya kunci nya kita harus melakukan Kaderisasi.
“Inilah kunci sekaligus solusi awal yang ideal untuk bisa menciptakan pergerakan di tingkat ranting” katanya.
Dia menambahkan minimal ada pertemuan untuk hal-hal yang sifatnya menguatkan program kader di bawah atau di tingkat ranting.
“Ya sering-seringlah kita melakukan pertemuan, bisa bergilir tetapi rutin berkumpul untuk silaturahim, dan terus bersama sama saling menguatkan menjaga kekompakan” ujarnya
“Dengan sering berkumpul dengan seluruh ketua dan jajaran pengurus ranting di bawah tentunya akan banyak solusi dan bisa mengurai keruwetan sekaligus menjaga Jam’iyyah Nahdlatul Ulama dari segala resiko organisasi, ” ulas Kiyai Thoha.
Hadir dalam acara tersebut selain Jajaran Perwakilan dari Pengurus Ranting ( PRNU) se-Pondok Aren. Nampak hadir juga Sekretaris PCNU KH Himmam Muzzahir dan KH Kholid Yahya. (Cholik)






