Pawai Kuda Dan Delman Meriahkan Acara Pesta Khitanan Ananda M. Alghifari Zulkarnaen Bin Heri MS
MAHARDHIKAnews.com JAKARTA, – Pawai 3 ekor kuda tunggang dan 10 buah delman serta puluhan anak dan orang tua, meriahkan pesta khitan Muhammad Alghifari Zulkarnaen Bin H. Heri Mulyo Sugiarto di Ruko Tasik, Jl. Jatibunder 1 Tanah Abang Jakarta Pusat pada Minggu, (07/07).
Perjalanan yang di mulai dari Ruko Tasik pada pukul 10.00 WIB pagi ini diminati oleh warga dan ratusan pasang mata pengendara motor yang dilewatinya.
Bak seorang ‘Raja’ dan para punggawanya, M. Alghifari Zulkarnaen (10) tahun atau yang biasa dipanggil Ghifa ini, berjalan dengan penuh wibawa di atas se-ekor kuda dan 2 kuda lainnya mengikuti dari belakang bersama puluhan delman.
Meski awalnya sedikit takut, namun pelan-pelan Ghifa mulai menikmati perjalanan pawainya. Dengan dikawal oleh beberapa sais delman di dekat kudanya, Ghifa pun mengikuti pawai ini dengan senang hati.

Melalui rute jalan Lontar Raya,- Jalan Raya KH. Fachrudin dan berputar ke arah stasiun Tanah Abang, pawai kuda pun kembali ke ruko Tasik.
Disambut dengan dentumam suara petasan, peserta pawai ini pun turun dengan riang gembira. Puluhan anak dan orang tua yang ikut dalam pawai ini mengaku senang bisa ikut berpartisipasi dalam pawai kuda tersebut.
“Semoga Gifa jadi anak yang soleh dan berbakti pada orang tuanya. Semakin rajin belajar dan sukses dalam kehidupannya” ucap salah seorang peserta pawai pada awak media.
Sedangkan Nining sendiri selaku ibu dari Ghifa yang ikut dalam pawai ini, bersama dengan anaknya yang lain mengaku sangat bahagia, bahwa acara pawai ini berjalan dengan lancar dan tanpa ada kendala.
“Alhamdulillah Ghifa bisa mengikuti pawai ini dengan baik. Awalnya saya khawatir juga takut anaknya minta turun” ungkap Nining.
Peserta pawai disambut langsung oleh Heri MS selaku ayah Ghifa dan para kerabat keluarga yang lain. Rona kebahagiaan nampak memancar dari keluarga besar ini.
Heri MS sendiri mengaku sangat bangga atas keberanian Ghifa dan bahagia bisa berbagi kebahagiaannya, dengan para tetangga yang lain di dalam pawai ini.
“Acara ini supaya anak-anak lain juga bisa ikut merasakan kebahagiaan kita. Makanya saya siapkan 10 delman agar bisa mengangkut mereka juga” terang Heri MS menjelaskan alasannya, kenapa menyewa hingga 10 buah delman dalam pawai Tasyakuran Khitan ananda Gifa.
Usai pawai, acara pun berlanjut untuk menerima para tamu undangan. Meski tak mengundang, tamu Heri MS nampak sangat banyak.
Mereka terdiri dari orang biasa hingga para pejabat dan pimpinan ormas hingga teman alumni SMA 8 PGRI tempatnya bersekolah dulu.
Perlu diketahui bahwa pesta khitanan ini sendiri akan dilangsungkan kembali di Jogyakarta tempat dimana Heri MS dan keluarga menetap selama ini.
Ananda Gifa sendiri merupakan anak lelaki satu-satunya dari 3 bersaudara karena 2 saudara lainnya merupakan anak perempuan. (Ivan)






