Juni 9, 2026

Anggota Dewan PKB Tangsel Gus Andi Wibowo Tularkan Keyakinan pada Guru di Rowahan Akbar Majelis Pesona

IMG_20240304_213222_265
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com TANGSEL, – Caleg terpilih dari Partai PKB di Dapil 1 Ciputat dalam kontestasi Pileg 2024, Ahmad Andi Wibowo hadiri acara Tawaqufan (penutupan sementara) Majelis Pecinta Sholawat Nariyah (Pesona) di Ponpes Kun Fayakun.

Ahmad Andi Wibowo atau yang populer dengan panggilan Gus Andi sendiri, memang merupakan perintis dan pendiri Majelis Pesona dan Ponpes Kun Fayakun yang di pimpin oleh KH. Firmansyah Al Batawi atau Ki Wiro.

Tak hanya hanya itu, Gus Andi juga merupakan donatur tetap keberlangsungan majelis ini dari mulai berdiri hingga saat ini. Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh Ki Wiro dalam sambutannya.

“Gus Andi merupakan perintis dan donatur tetap majelis Pesona hingga saat ini meski jarang hadir ke majelis” ungkap Ki Wiro.

Sebagai Wakil Ketua Pimpinan Cabang Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tangsel yang membawahi bidang pengkaderan, Gus Andi memang terkenal sangat aktif.

Dirinya tak segan-segan datang dan menghadiri pertemuan demi berdirinya ranting-ranting NU di Tangsel termasuk terhadap majelis-majelis ilmu dan sholawat.

“Mengurusi NU itu jangan takut Miskin, karena mengurus NU itu pasti hidupnya berkah” ujar Gus Andi memulai pidatonya.

Dia mengutip ucapan salah satu pendiri NU KH. Wahab Hasbullah yang meminta para kader NU agar membongkar kuburannya jika dalam mengurus NU itu hidupnya sampai susah dan miskin.

“Mbah KH. Wahab Hasbullah itu sudah berkata, bongkar kuburan saya jika mengurus NU itu hidup kalian jadi miskin dan susah” tandas Gus Andi.

Selaku kader dan pengurus NU di tingkat Kota Tangsel (PCNU), Gus Andi sudah merasakan berkah dari pada bakti yang selama ini dilaksanakannya mengurusi NU.

“Oleh para guru, kyai, saya diminta nyaleg di Dapil ‘Neraka’ alias Dapil 1 Ciputat. Dimana selama Partai PKB berdiri hingga saat ini atau 25 tahun, tak pernah berhasil lolos di Dapil itu. Tapi Alhamdulillah saya berhasil” imbuhnya.

Gus Andi menyadari bahwa itu semua bukanlah hasil kerja kerasnya semata dan para relawan, tapi ada berkah dari para masyaikh NU hingga dirinya bisa berhasil di Dapil ‘Neraka’ ini.

“Karena itu saya mengajak, ayo kita istiqomah di majelis ini dan mau mengurus NU, karena dengan berkat itu, yakinlah hidup kita juga akan berkah” pungkasnya. (Ivan)