Selasa, 22 September 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Keluarga Korban Pembunuhan di Neglasari Tunjuk Yayasan Nagari Sadar Hukum Sebagai Kuasa Hukum KPK akhirnya respons Mahfud MD soal Nusron Wahid Gibran-Dasco Tampil Bersama, ReJO Ingatkan Publik Tak Terjebak Narasi Politik Gol Tunggal Isak Bawa Liverpool Menang Tipis di Markas Bournemouth Bawa 1.000 Butir Tramadol untuk Pesanan, Pria 41 Tahun Diciduk Polisi di Sepatan Omah Singgah NU Al Fath Jadi Sponsor Utama Festival Bazar UMKM Jurangmangu Timur 2026 50 Stand Meriahkan Festival Bazar dan UMKM 2026 MWC NU Pondok Aren di Jurangmangu Timur MT Khairunnisa Meriahkan Momen Perayaan Maulid Nabi di Masjid Al Muiz Kinayungan 105
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Artikel › Mahardhika Premium

Hujan tak Jua Turun dan Pintu Air Alami Gangguan, Petani di Sepatan Timur Kesulitan Air

BAGIKAN ARTIKELHujan tak Jua Turun dan Pintu Air Alami Gangguan, Petani di Sepatan Timur Kesulitan Airhttps://www.mahardhikanews.com/2023/11/01/hujan-tak-jua-turun-dan-pintu-air-alami-gangguan-petani-di-sepatan-timur-kesulitan-air/
Hujan tak Jua Turun dan Pintu Air Alami Gangguan, Petani di Sepatan Timur Kesulitan Air

MAHARDHIKAnews.com KAB. TANGERANG, – Para petani di wilayah Kecamatan Sepatan timur Kabupaten Tangerang, kesulitan untuk mengairi areal sawahnya karena aliran sungai di daerah tersebut terbendung untuk kepentingan Reabilitas jaringan irigasi barat laut D.I Cisadane dan pintu 2 di desa Lebak wangi penutup air putarannya hilang entah kemana.

MAHARDHIKAnews.com KAB. TANGERANG, – Para petani di wilayah Kecamatan Sepatan timur Kabupaten Tangerang, kesulitan untuk mengairi areal sawahnya karena aliran sungai di daerah tersebut terbendung untuk kepentingan Reabilitas jaringan irigasi barat laut D.I Cisadane dan pintu 2 di desa Lebak wangi penutup air putarannya hilang entah kemana.

Para petani banyak yang mengeluh tidak bisa bertani karena kurang lebih sudah 3 bulan tidak ada air. Penyebabnya Karena Pintu Air 2 Desa Bayur Puteran nya Hilang, Dan di pintu Utama perbatasan Tangerang kota ada Rehabilitas sungai.

Sedikitnya terdapat puluhan hektare lahan pertanian yang kekeringan akibat aliran sungai mengering.

“Petani kita mengeluh terkait saluran air yang mengering bahkan pompa air juga kering terutama desa kampung kelor Kata Hadi mewakili warga.

Hasil pantauan ulu-ulu desa, air dari pintu air 10 penuh masalahnya air tidak sampai ke kali menuju desa kampung kelor kecamatan Sepatan timur, tutup Hadi.

Melalui sambungan telpon whatsApp saat di konfirmasi awak media terkait aduan petani keluhkan kekeringan saluran air, Camat Sepatan Timur menyampaikan ” Ya besok ditelusuri dulu, mohon bersabar” jawabnya.

“Terkait kebutuhan air untuk rumah tangga, nanti dikirim bantuan air bersih tinggal ditentukan lokasi penyaluran,” ucap Camat.

Setelah ditelusuri oleh pemerintah kecamatan Sepatan Timur, Rabu (1/11/23) benar saja pintu air 2 desa Lebak Wangi putarannya hilang sudah beberapa lama dan air dari sungai Cisadane tidak bisa mengalir ke desa Kedaung, desa kampung kelor, desa Gempol sari.

Sementara aliran sungai yang sudah ada juga terbendung oleh proyek pembangunan rehabilitas jaringan irigasi barat laut D.I Cisadane.

“Harapan kami agar masyarakat Sepatan Timur dapat bersabar dalam menghadapi kekeringan ini. Mudah-mudahan hujan segera datang,” harapnya. (Red)