Februari 24, 2024

Material Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Irigasi di Pakis Jaya Diduga Terjadi Penyimpangan Anggaran

Spread the love

Realitaindo.co.id Kabupaten Karawang, – Aliansi Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang sidak langsung ke proyek pembangunan irigasi perpompaan besar yang di duga lakukan penyimpangan anggaran, serta menggunakan bahan material yang tidak sesuai spesifikasi. Minggu (8/10/2023)

Pengembangan kegiatan irigasi pertanian dan pembangunan bangunan konservasi air dan antisipasi anamoli iklim, sumber dana APBN TP tahun anggaran 2023, nilai pekerjaan Rp. 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah), pelaksana UPKK Kelompok Tani Mekar Berkarya Desa Tanjungmekar Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, titik koordinat -5.968280, 107.090622.

Ketua Organisasi Masyarakat (Ormas)Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Pakisjaya, Dede Barudin menjelaskan kepada awak media Realitaindo.co.id bahwa proyek ini terindikasi penyalahgunaan anggaran serta bahan material yang sudah tidak layak untuk digunakan, padahal dengan anggaran sebesar itu seharusnya bahan material harus yang baru dan siap pakai serta tahan lama, intinya proyek ini diduga tidak sesuai dengan spesifikasi, bahkan saat kami di lokasi kami sangat kesulitan untuk mengkomunikasikan & mengkonfirmasi hal ini kepada tim pelaksana”tandasnya.

Ditempat yang sama, Korwil Banaspati Pakisjaya Aceng Bunawi menegaskan bahwa proyek ini patut dianalisa dan di kroscek oleh Intansi yang terkait di Pemerintahan Desa Tanjungmekar Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, dikarenakan di duga syarat akan penyelewengan anggaran yang tertera di papan proyek,’ucapnya.

Kami sebagai sosial kontrol, yang tergabung dalam wadah Aliansi Ormas dan LSM diantaranya, Ruslan Ketua Gibas Cinta Damai Sektor Pakisjaya, Empu Rohman Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Pakisjaya, Hasan Betok Ketua Laskar NKRI Pakisjaya, serta rekan Media akan maju bersama-sama dan terus mengusut tuntas kejanggalan dalam proyek ini.

“Dikarenakan titik koordinat lokasi proyek tidak sesuai dengan yang tercantum di papan proyek, yang jelas-jelas tertera di papan proyek tersebut peruntukan untuk di wilayah Desa Tanjungmekar, lalu kenapa titik koordinat lokasi proyek ada di wilayah Desa Tanjungpakis Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang,” pungkasnya. (Dedi Hunter)