Rabu, 23 September 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Resmob Polres Metro Tangerang Kota Bongkar Jaringan Curanmor, Tiga Pelaku dan Tiga Motor Diamankan Keluarga Korban Pembunuhan di Neglasari Tunjuk Yayasan Nagari Sadar Hukum Sebagai Kuasa Hukum KPK akhirnya respons Mahfud MD soal Nusron Wahid Gibran-Dasco Tampil Bersama, ReJO Ingatkan Publik Tak Terjebak Narasi Politik Gol Tunggal Isak Bawa Liverpool Menang Tipis di Markas Bournemouth Bawa 1.000 Butir Tramadol untuk Pesanan, Pria 41 Tahun Diciduk Polisi di Sepatan Omah Singgah NU Al Fath Jadi Sponsor Utama Festival Bazar UMKM Jurangmangu Timur 2026 50 Stand Meriahkan Festival Bazar dan UMKM 2026 MWC NU Pondok Aren di Jurangmangu Timur
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Kesehatan › Mahardhika Premium

TP PKK Provinsi Banten Targetkan Angka Stunting Kota Tangerang Di Bawah 5 Persen

BAGIKAN ARTIKELTP PKK Provinsi Banten Targetkan Angka Stunting Kota Tangerang Di Bawah 5 Persenhttps://www.mahardhikanews.com/2023/06/19/tp-pkk-provinsi-banten-targetkan-angka-stunting-kota-tangerang-di-bawah-5-persen/
TP PKK Provinsi Banten Targetkan Angka Stunting Kota Tangerang Di Bawah 5 Persen

MAHARDHIKAnews.com TANGERANG, – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tine Al Muktabar menargetkan angka stunting Kota Tangerang turun di bawah 5 persen pada tahun 2023. Penanganan stunting berpengaruh besar terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan.

MAHARDHIKAnews.com TANGERANG, – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tine Al Muktabar menargetkan angka stunting Kota Tangerang turun di bawah 5 persen pada tahun 2023. Penanganan stunting berpengaruh besar terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Hal itu diungkap Tine Al Muktabar pada Festival Anak Banten Sehat, Cerdas, Ceria di SDN Cipadu 1 Jl. Mutiara No. 71 Kelurahan Cipadu, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Senin (19/6/2023).

“SDM unggul harus dibina dari 1000 hari pertama,” ungkapnya.

Dikatakan pada Program TP PKK Banten dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia telah mengambil sampling pengukuran kepada 130 anak bawah dua tahun (baduta) stunting. Ditemukan sebanyak 43 persen baduta stunting, lingkar kepalanya tidak berkembang ideal. Menunjukkan stunting mengganggu pertumbuhan dan perkembangan otaknya.

“Oleh karena itu, kita fokus dalam percepatan penanganan stunting,” tegas Tine.

“PKK organisasi yang bisa sampai ke rumah tangga. Sehingga bisa menjadi mitra strategis Pemerintah dalam penanganan stunting,” tambahnya.

Dipaparkan, TP PKK Provinsi Banten sudah meluncurkan aplikasi e-dasawisma. Aplikasi tersebut untuk mencatat dan memonitor perkembangan stunting di Provinsi Banten. Menurut Tine Al Muktabar, melalui aplikasi e-dasawisma para kader PKK akan memonitor secara terus menerus pemulihan anak stunting. Pada kader langsung memasukkan data ke e-dasawisma sehingga progres perbaikan stunting bisa dimonitor.

Masih menurut Tine, dalam penanganan stunting nutrisi dan stimulasi harus dilaksanakan secara bersama. Stunting bukan hanya masalah kemiskinan, tapi juga masalah pengetahuan. “Mari kita sama-sama bergerak agar pendampingan keluarga dengan anak stunting berjalan sukses,” ajaknya. Tine Al Muktabar berharap, melalui pendampingan kader akan menghasilkan penurunan stunting berbasis inovasi-inovasi sesuai Pokja PKK yaitu stimulasi cerdas, menciptakan ketahanan ekonomi keluarga, melaksanakan pemanfaatan pekarangan, dan pemberian makanan bergizi

Di tempat yang sama, Ketua TP PKK Kota Tangerang Aini Suci Wismansyah mengaku optimis target di bawah 5 persen bakal tercapai. Sebelumnya angka stunting di Kota Tangerang mencapai 15 persen dan tahun ini telah turun menjadi 11,8 persen.

Dalam kegiatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan kepada ibu hamil, ibu baduta, benih ikan lele, serta bibit pohon kelor, pemeriksaan ibu hamil, edukasi baduta, edukasi menu makanan sehat yang bergizi dan seimbang, serta pelatihan pengisian data e-dasawisma kepada kader PKK Kota Tangerang.

Festival Anak Banten Sehat, Cerdas, Ceria merupakan program TP PKK Provinsi Banten dalam penanganan stunting bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi Banten. (ivan)