Juni 15, 2026

Peringati Tahun Baru 1 Muharram 1448 H/2026 M, Kades Karangsetia : Persatuan dan kesatuan Demi Kemajuan Desa 

IMG-20260615-WA0070
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com KAB. BEKASI, – Langit malam di Desa Karang Setia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi malam ini berubah terang akibat ratusan obor menyala diarak warga, menandai semaraknya peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Begitu pun dengan halaman Kantor Desa Karang Setia.

Malam itu seolah tak mampu menampung lautan manusia, yang terdidik dari anak-anak, pemuda, hingga orang tua tumpah ruah mengikuti pawai obor keliling desa. Setelahnya, warga khusyuk mengikuti tablig akbar di halaman kantor desa. Selasa (16/06).

Kepala Desa Karang Setia, Armat, menyebut antusiasme warga ini sebagai bukti nyata kekompakan.

“Lihat malam ini, warga datang membludak. Ini kuncinya. Kalau kita sudah bersatu dan kompak seperti ini, insya Allah Desa Karang Setia akan maju di segala bidang,” ucapnya di sela acara.

Acara ini juga dihadiri para jajaran Desa Karangsetia para Ketua BPD dan ketua BPD yang baru hadir H. Apuk Idris Ketua MPC, Pemuda Pancasila, tokoh
masyarakat, tokoh Agama dan juga tokoh pemuda.

Memanfaatkan momentum tahun baru, Kades Armat menitipkan pesan untuk warga.

“Beberapa jam lagi kita masuk tahun Baru Islam 1448 H.
Saya berharap tahun depan kita
jauh lebih maju dan lebih kompak lagi. Syaratnya satu, kita harus bersatu membangun desa,” tegas Armat

Ia juga menyinggung sejumlah program yang sudah disahkan dan siap direalisasikan.

*Fokus kita ke ekonomi warga. Ada program ketahanan pangan yang manfaatnya harus dirasakan semua warga Karang Setia. Mohon doanya agar semua berjalan lancar,” tambah Kades Armat.

Warga pun menyambut positif kegiatan ini.ereka mengaku merasa bahagia.

“Seneng banget ada pawai obor lagi. Rame, kompak. Apalagi Pak Lurah janji program pangan buat warga. semoga cepet terealisasi,” kata seorang ibu warga Karang Setia sambil menggendong anaknya.

“Peringatan 1 Muharam 1448 H
di Desa Karang Setia ini menjadi bukti bahwa tradisi, kebersamaan dan pembangunan bisa berjalan beriringan,” ujar warga

( Abdul Rojak )