Perhelatan Lomba Tenis Meja Dakil Cup Ke 3 Usai Sudah, Ini Juaranya
MAHARDHIKAnews.com CIPUTAT TIMUR, — Perhelatan lomba Tenis Meja antar Mubaligh yang digelar oleh perkumpulan DAKIL ( Dakwah Keliling ) NU Tangsel dalam usaha mempererat silaturahmi antar Mubaligh usai sudah, Minggu (06/09).
Dari sekitar 20 pasang ganda putra yang ikut serta dalam lomba ini, pasangan Kyai Saifudin dengan Ustadz Heri berhasil jadi juara satu.
Sedangkan untuk juara 2 diraih oleh pasangan Kyai M. Zein dengan Ustadz Azis, dan juara ketiga pasangan Kyai Yasir dan RT Ismail.
Ketua panitia sekaligus tuan rumah acara DR. KH. M. Zein mengungkapkan rasa syukurnya atas usainya lomba tersebut.
“Alhamdulillah lomba ping pong ( Tenis Meja ) antar Mubaligh ini, sudah selesai kita laksanakan dengan sukses,” ujarnya.

Meski tak mendapatkan hadiah yang besar namun animo peserta nampak sangat tinggi. Ini terbukti dengan banyaknya pasangan peserta yang ikut lomba tersebut.
“Semoga saja dengan turnamen atau lomba ini, silaturahmi antar Mubaligh di Tangsel bisa terus terjaga dan kondusif dalam melayani umat saat ini,” imbuhnya.
Suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan yang terjalin saat pertandingan, menunjukan bahwa silaturahmi memang menjadi tujuan utama dalam kejuaraan ini.
Nampak terlihat obrolan akrab diantara mereka disela-sela pertandingan. Mereka nampak akrab dan saling bertukar informasi sesama Mubaligh dan Assatidz.
Ungkapan syukur juga disampaikan oleh panglima DAKIL, KH. Hasan Asari Oramahi atau yang dikenal dengan sebutan Ki Ao.
Dengan nada penuh semangat, dia berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan bagi para Assatidz dan Mubaligh agar tercipta hubungan yang harmonis sesama mereka.
“Menyikapi suasana kondisi sosial politik seperti saat ini, tentu peran aktif para Mubaligh sangat dibutuhkan guna membantu menciptakan suasana yang sejuk dan damai,” ucapnya.
Lanjut Ki Ao, seperti kita ketahui Indonesia sedang tidak baik-baik saja, usai demo yang terjadi selama beberapa hari lalu (akhir Agustus@red) yang berujung anarkis dan penjarahan.
“Semoga kondisi Indonesia semakin sejuk dan damai pasca kejadian itu. Karenanya peran para Mubaligh tentu sangat penting guna ikut menjaga kedamaian di masyarakat,” ulas Ki Ao.
Sebagai informasi, pertandingan dilaksanakan di aula olah raga Musolah Asy-Syifa, Jl. Jambu, Cempaka Putih Tangsel. (Ivan)






