Mei 24, 2026

Warga Telagamurni Cikarang Barat Menolak Pembukaan Pintu Gerbang PT Gunung Raja Paksi Tbk Kabupaten Bekasi

IMG-20240909-WA0201
Spread the love

MAHARDIKAnews.com KABUPATEN BEKASI, ~ Ratusan Warga Desa Telagamurni Cikarang Barat Kabupaten Bekasi ramaikan aksi penolakan pembukaan pintu gerbang PT GRP yang akan segera diresmikan besok, warga memadati sepanjang bahu jl.raya imam bonjol didepan pintu gerbang PT Gunung Raja Paksi, Senin (09/09)

Firman selaku ketua konsorsium menjelaskan bahwa aksi ini merupakan penolakan pembukaan pintu gerbang PT Gunung Raja Paksi, dan suatu bentuk penggugatan masyarakat yang terdampak akibat dari proses produksi dan jalannya operasional perusahaan

“Terkait aksi ini adalah penolakan pembukaan pintu gerbang PT Gunung Raja Paksi yang akan segera diresmikan besok, dan suatu bentuk gugatan terhadap masyarakat yang selama bertahun-tahun mengalami dampak dari proyek industri diantaranya ialah polusi udara, pencemaran air lingkungan, kebisingan dan getaran-getaran yang berasal dari proses produksi dan transportasi operasional perusahaan”ujarnya

Lanjutnya Firman mengatakan bahwa aksi ini bukan kali pertama yaitu aksi jilid ketiga, Firman juga meyakinkan bahwa ini suatu bentuk komitmen masyarakat hingga sampai saat ini tidak dapat di intimidasi dan diintervensi oleh pihak manapun, karena keresahan ini sudah menjadi makanan sehari-hari bagi masyarakat

“Kegelisahan dan keresahan yang dialami masyarakat sudah menjadi kebiasaan sehingga aksi ini merupakan bentuk respon atau reflek dari panggilan hati masyarakat yang mengikuti aksi dari bapak-bapak, ibu-ibu, hingga anak kecil juga ada”kata Firman

Beberapa minggu lalu sudah diadakan kesepakatan bersama Di Hotel Swiss Belin, namun kebijakan tersebut nampaknya tumpul keatas tajam kebawah, sehingga terjadi ketidak cocokan kesepakatan masyarakat dan juga aparat pemerintahan

“Ini adalah bentuk respon kami masyarakat ketidak cocokan kesepakatan yang dilaksanakan beberapa minggu lalu Di Hotel Swiss Belin, yang dihadiri Kapolsek Cikarang Barat, Camat Cikarang Barat yang memihak kepada masyarakat namun kurang begitu tegas dalam melaksanakan tugasnya.

“Harapan kami sudah pasti para pengusaha ini menjalankan industri sesuai dengan amdal yang dikeluarkan namun sampai saat ini faktanya masyarakat masih mengalami dampak tersebut, maka dari itu kami masyarakat masih terus berjuang hingga mendapatkan hasil titik terangnya” pungkasnya.

Dalam aksi ini melibatkan puluhan personil Polsek setempat dan Satpol PP dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi. (Ja’far Sodik)