Heri MS Pimpin Tim Ekspedisi Wisata Religi Friends Together ’91 Ziarah ke Makam Prabu Borosngora
MAHARDHIKAnews.com SUKABUMI, — Ketua alumni SMA 8 PGRI Jl. Salam dan Greeville Jakbar angkatan tahun 1991 Heri Mulyo Sugiarto, laksanakan ziarah ke makam prabu Borosngora di Sukabumi Jawa Barat, Sabtu (11/05).
Datang bersama 4 orang rekan alumninya, Heri MS tak langsung berziarah, tapi menemui pengelola sekaligus pemilik lahan tanah dimana makam Prabu Barosngora berada, KH. Jejen Zainudin atau Aang Jejen.
Heri MS mengungkapkan bahwa alasan dirinya menemui Aang Jejen sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan dirinya pada sesepuh tersebut sebelum bersilaturahmi dengan sohibul maqom Prabu Barosngora.
“Silaturahmi itu kan tidak hanya pada yang sudah mati, tapi yang utama sekali adalah yang masih hidup. Karena disini ada guru kita sekaligus pengelola lahan ini maka ada baiknya saya bersilaturahmi dulu kesini” ujar Heri MS.

Dalam kesempatan itu Heri MS dan rekan bercengkrama dan berbagi kebahagiaan dengan Aang Jejen. Setelah beberapa waktu tak bertemu suasana pertemuan itu pun menjadi sangat hangat dan penuh keakraban.
“Kita sekalian lebaran dengan Abah Jejen, karena hari Raya Idhul Fitri kemanrin kita belum sempat datang kesini” imbuh Heri.
Pada pimpinan redaksi Mahardhikanews.com yang turut serta dalam kunjungan kali ini Aang Jejen menyampaikan bahwa dirinya tak keberatan dengan para peziarah yang mau langsung berziarah tanpa menemui dirinya terlebih dahulu.
“Ya ga harus nemui saya dulu ya. Silahkan saja langsung, yang penting sesuai dengan peratutaran yang ada disini, terutama dalam hal menjaga ketertiban” ungkap Aang Jejen.

Meski begitu dirinya juga menyampaikan bahwa memang ada baiknya kita menemui tuan rumah yang masih hidup sebagai bentuk silaturahmi dan agar bisa mengetahui lebih banyak tentang makam yang diziarahi.
“Berziarah itu kan merupakan salah satu bentuk usaha kita mendekatkan diri kita pada Allah Subhanahu wata’ala dengan mengunjungi para kekasihnya/waliyullah yang sudah meninggal. Namun jika masih ada yang hidup, tentu yang masih hidup itu juga baijnya kita ziarahi/kunjungi” imbuhnya.
Sebagai pengelola Aang Jejen memang tak memberikan aturan yang sulit bagi lara peziarah. Dia bahkan memberikan tempat yang nyaman bagi peziarah yang pada mau istirahat berupa bangunan berupa saung-saung yang nyaman untuk ditempati.
“Yang penting sesuai dengan Syariat agama ya. Karena berziarah itu ibadah jadi ga usah keluar dari aturan agama yang sudah ditentukan” pungkasnya.
Diketahui bahwa Prabu Barosngora merupakan salah satu penyebar agama islam dan leluhur tanah Sunda, yang merupakan cikal bakal berdirinya kerajaan Islam Galuh Pakuan di Ciamis. (Ivan)






