Minggu, 20 September 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Gol Tunggal Isak Bawa Liverpool Menang Tipis di Markas Bournemouth Bawa 1.000 Butir Tramadol untuk Pesanan, Pria 41 Tahun Diciduk Polisi di Sepatan Omah Singgah NU Al Fath Jadi Sponsor Utama Festival Bazar UMKM Jurangmangu Timur 2026 50 Stand Meriahkan Festival Bazar dan UMKM 2026 MWC NU Pondok Aren di Jurangmangu Timur MT Khairunnisa Meriahkan Momen Perayaan Maulid Nabi di Masjid Al Muiz Kinayungan 105 Masjid Al Muiz Kavling Kinayungan Gelar Maulid Nabi dan Santuni 13 Anak Yatim Persib Bandung Hadapi Persijap Jepara, Igor Tolic Waspadai Ancaman Laskar Kalinyamat Proyek Internet Desa 2021 Diduga Tak Terealisasi, PT GMC Klaim Alami Kerugian Miliaran Rupiah
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Artikel › Mahardhika Premium

Gawat dan GWI Dukung Kebijakan Pemkab Tangerang Terkait Revitalisasi Pasar Kuta Bumi

BAGIKAN ARTIKELGawat dan GWI Dukung Kebijakan Pemkab Tangerang Terkait Revitalisasi Pasar Kuta Bumihttps://www.mahardhikanews.com/2023/10/05/gawat-dan-gwi-dukung-kebijakan-pemkab-tangerang-terkait-revitalisasi-pasar-kuta-bumi/
Gawat dan GWI Dukung Kebijakan Pemkab Tangerang Terkait Revitalisasi Pasar Kuta Bumi

MAHARDHIKAnewa.com KOTA TANGERANG, – Gabungan Wartawan Tangerang (GAWAT) mendesak Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk segera menutup Pasar Lama Kuta Bumi sebagai bentuk dukungan revitalisasi dan dukungan kepada para pedagang yang sudah direlokasi di TPPS (Tempat Penampungan Pedagang Sementara).

MAHARDHIKAnewa.com KOTA TANGERANG, – Gabungan Wartawan Tangerang (GAWAT) mendesak Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk segera menutup Pasar Lama Kuta Bumi sebagai bentuk dukungan revitalisasi dan dukungan kepada para pedagang yang sudah direlokasi di TPPS (Tempat Penampungan Pedagang Sementara).

Ketua Gabungan Wartawan Tangerang (GAWAT) Supriyanta mengatakan, sesuai surat edaran Pemkab Tangerang yang akan merevitalisasi Pasar Lama Kuta Bumi bahwa tertanggal 25 Agustus 2023 para pedagang harus mengosongkan kios, namun pada kenyataannya hingga saat ini masih ada yang beraktifitas di Pasar Lama Tersebut.

“Pj Bupati harus mengambil langkah tegas dengan segera melakukan tindakan penutupan Pasar Lama Kuta Bumi dengan menempati TPPS yang telah disediakan,” ungkap Supriyanta biasa disapa Yanto, Kamis (5/10/2023).

Ia berharap Pemkab untuk tidak membiarkan kegiatan pelanggaran hukum di Pasar Lama Kuta Bumi, seakan-akan para oknum yang melakukan itu tidak tersentuh oleh hukum.

“Mereka yang di TPPS adalah pedagang yang mengikuti aturan pemerintah sedangkan yang masih bercokol di Pasar Lama Kuta Bumi adalah pedagang yang dikendalikan oleh oknum-oknum yang mempunyai kepentingan,” katanya.

Hal sama disampaikan Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) meminta Polresta Tangerang untuk memberikan jaminan rasa aman kepada para pedagang.

“Kami minta kepolisian dapat mengawal proses revitalisasi pasar sehingga berjalan dengan lancar, aman, dan damai agar para pedagang tidak cemas dan takut lagi,” ujar Samsul Bahri selaku Ketua Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI).

Untuk itu Samsul berharap kepolisian senantiasa dekat dengan pedagang yang saat ini masih trauma pasca peristiwa bentrok beberapa waktu lalu.

“Dengan adanya pengawalan kepolisian juga Pemkab berharap para pedagang bisa fokus dalam pengembangan usahanya,” tandasnya. (Jun/Tim)