MAHARDHIKAnews.com PONDOK AREN, – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Majelis Dzikir SEROJA (Sehat Rohani dan Jasmani) di Jalan Ibnu Aly, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Majelis tersebut kembali menggelar peringatan rutin Malam Selapanan dengan mengagendakan pembacaan Surat Yasin Fadilah dan Manaqib Sulthanul Auliya Syeikh Abdul Qodir Al-Jailani, pada Kamis malam, 29 Oktober 2026.
MAHARDHIKAnews.com PONDOK AREN, – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Majelis Dzikir SEROJA (Sehat Rohani dan Jasmani) di Jalan Ibnu Aly, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Majelis tersebut kembali menggelar peringatan rutin Malam Selapanan dengan mengagendakan pembacaan Surat Yasin Fadilah dan Manaqib Sulthanul Auliya Syeikh Abdul Qodir Al-Jailani, pada Kamis malam, 29 Oktober 2026.
Acara yang digelar bertepatan dengan Malam Jumat Kliwon itu dipimpin langsung oleh Musnid Thoriqoh Qodiriyah, KH. Husnul Aqib dengan didampingi sejumlah santrinya dari Pondok Pesantren Jam’iyah Islamiyah, Jurangmangu Timur, Pondok Aren.
Ratusan jamaah dari berbagai wilayah nampak memadati lokasi acara dengan mengenakan busana muslim serba putih.
Mereka tampak larut dalam kekhusyukan, mengikuti lantunan dzikir dan shalawat yang menggema di pendopo.
Jamaah laki-laki dan perempuan terlihat antusias melantunkan setiap bait doa dan shalawat yang dipandu oleh KH. Husnul Aqib yang akrab disapa Kyai Nunu.
Sohibul Majelis Seroja, KH. Irfan Zaini Abbas, mengatakan, peringatan Selapanan kali ini sengaja menghadirkan Zawiyah Nurul Amin untuk memberikan variasi dalam pelaksanaan ritual bulanan tersebut.
“Untuk peringatan Selapanan, kami memang selalu membuat variasi dalam pelaksanaannya. Terkadang dengan lantunan Shalawat Burdah, terkadang dengan pembacaan Yasin Fadilah, agar jamaah tidak jenuh dan tetap istiqomah,” ujar KH. Irfan Zaini Abbas kepada mahardhikanews.com.
Menurutnya, tradisi Selapanan yang digelar setiap 35 hari sekali pada Malam Jumat Kliwon ini merupakan ikhtiar untuk menjaga kesehatan rohani dan jasmani, sesuai dengan nama majelisnya, SEROJA.
“Harapannya, dengan rutin berdzikir dan bershalawat, semoga hati kita menjadi tenang, dan jasmani menjadi sehat,” pungkasnya. (Ivan)



