Selasa, 27 Oktober 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Ketua PCNU Tangsel: Resolusi Jihad Harus Menjadi Spirit Khidmah NU dan Gerakan Kemanusiaan Kirab Resolusi Jihad Keliling Tangsel, PCNU: Sejarah Tak Cukup Dikenang, Harus Dilanjutkan Ketum FBB H.Moch Soleh: Saya Tidak Ikhlas Pajak Rakyat Untuk Gaji Pejabat yang Suka Bikin Gaduh Junjung Sportivitas di HUT ke-67 Pemuda Pancasila, PAC Benda: Kami Cari Persaudaraan Bukan Sekadar Menang LAZNAS Yatim Mandiri Kota Tangerang Sukses Gelar OMATIQ 2026 Berkat Informasi Warga, Polisi Amankan Pria dan Sita Sabu di Kampung Dumpit Dugaan Penghianatan Sejarah Lasem dan Pencemaran Nama Baik, Tokoh Budaya Jatim Lapor Polisi Silaturahmi dengan PWI se-Tangerang Raya, Tardi Paparkan Inovasi Digital Kantah Kota Tangerang
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Hukum › Mahardhika Premium

Cekcok Uang Rusak di SPBU, Polisi Amankan Dua Pemuda di Pinang

BAGIKAN ARTIKELCekcok Uang Rusak di SPBU, Polisi Amankan Dua Pemuda di Pinanghttps://www.mahardhikanews.com/2025/09/21/cekcok-uang-rusak-di-spbu-polisi-amankan-dua-pemuda-di-pinang/
Cekcok Uang Rusak di SPBU, Polisi Amankan Dua Pemuda di Pinang

MAHARDHIKAnews.com TANGERANG, — Polsek Pinang, Polres Metro Tangerang Kota bergerak cepat menindaklanjuti sebuah video viral yang diunggah akun Instagram Info Ciledug terkait keributan di SPBU Jl. KH. Hasyim Ashari, Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Sabtu (20/9/2025).

MAHARDHIKAnews.com TANGERANG, — Polsek Pinang, Polres Metro Tangerang Kota bergerak cepat menindaklanjuti sebuah video viral yang diunggah akun Instagram Info Ciledug terkait keributan di SPBU Jl. KH. Hasyim Ashari, Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Sabtu (20/9/2025).

Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko, S.H., menjelaskan, pihaknya menerima informasi sekitar pukul 20.00 WIB setelah video keributan itu menyebar di media sosial. “Kami langsung turun ke lokasi bersama pawas, piket reskrim, dan tim opsnal untuk mengecek kebenaran peristiwa tersebut,” ujarnya.

Dari hasil pengecekan, keributan bermula saat seorang operator SPBU bernama Abdurrahman menolak lembar uang pecahan Rp2.000 yang rusak dari pengendara sepeda motor.

“Saat itu korban menegur dengan baik, namun pengendara menanggapinya dengan nada tinggi. Akhirnya terjadi adu mulut hingga dorong-dorongan, tetapi sempat dilerai oleh atasan korban,” kata Adityo.

Setelah dilakukan pengecekan CCTV dan meminta keterangan saksi-saksi, polisi berhasil mengamankan dua orang yang terlibat, yakni MR (30) dan DI (22). Keduanya kemudian dibawa ke Polsek Pinang.

“Syukurlah kasus ini bisa diselesaikan secara musyawarah. Pelapor dan kedua pihak yang berselisih sudah saling memaafkan,” jelas Adityo.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si, menegaskan bahwa langkah cepat aparat bertujuan menjaga situasi agar tidak semakin gaduh di masyarakat.

“Setiap kejadian yang viral di media sosial langsung kami tindaklanjuti. Kami ingin masyarakat merasa aman dan percaya bahwa polisi hadir untuk menyelesaikan masalah dengan adil,” tutur Kapolres.

Situasi di lokasi saat ini aman dan kondusif, sementara pihak kepolisian tetap mengimbau masyarakat agar menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin serta tidak mudah terprovokasi. (Ivan)