Senin, 26 Oktober 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Ketum FBB H.Moch Soleh: Saya Tidak Ikhlas Pajak Rakyat Untuk Gaji Pejabat yang Suka Bikin Gaduh Junjung Sportivitas di HUT ke-67 Pemuda Pancasila, PAC Benda: Kami Cari Persaudaraan Bukan Sekadar Menang LAZNAS Yatim Mandiri Kota Tangerang Sukses Gelar OMATIQ 2026 Berkat Informasi Warga, Polisi Amankan Pria dan Sita Sabu di Kampung Dumpit Dugaan Penghianatan Sejarah Lasem dan Pencemaran Nama Baik, Tokoh Budaya Jatim Lapor Polisi Silaturahmi dengan PWI se-Tangerang Raya, Tardi Paparkan Inovasi Digital Kantah Kota Tangerang Festival Anak Sholeh 2026, Ketua PCNU Tangsel: Kita Bukan Sekadar Mencari Juara, tetapi Menyiapkan Generasi Pembangun Peradaban Bantu Percepatan Penurunan Stunting Babinsa Koramil 02/Batuceper Bagikan Susu Balita
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Opini › Mahardhika Premium

Ketum FBB H.Moch Soleh: Saya Tidak Ikhlas Pajak Rakyat Untuk Gaji Pejabat yang Suka Bikin Gaduh

BAGIKAN ARTIKELKetum FBB H.Moch Soleh: Saya Tidak Ikhlas Pajak Rakyat Untuk Gaji Pejabat yang Suka Bikin Gaduhhttps://www.mahardhikanews.com/2026/10/26/ketum-fbb-h-moch-soleh-saya-tidak-ikhlas-pajak-rakyat-untuk-gaji-pejabat-yang-suka-bikin-gaduh/
Ketum FBB H.Moch Soleh: Saya Tidak Ikhlas Pajak Rakyat Untuk Gaji Pejabat yang Suka Bikin Gaduh

MAHARDHIKAnews.com TANGERANG, — Kritik keras dan lantang dilontarkan Ketua Umum Organisasi Kemasyarakatan Front Banten Bersatu (FBB), H. Moch Soleh, MA. Pernyataan tegas tersebut menyoroti tanggung jawab moral seluruh aparatur negara yang digaji dari uang pajak rakyat.

MAHARDHIKAnews.com TANGERANG, — Kritik keras dan lantang dilontarkan Ketua Umum Organisasi Kemasyarakatan Front Banten Bersatu (FBB), H. Moch Soleh, MA. Pernyataan tegas tersebut menyoroti tanggung jawab moral seluruh aparatur negara yang digaji dari uang pajak rakyat.

“Saya salah satu rakyat Indonesia yang dipungut pajak untuk gaji mereka yang makan gaji. Saya tidak ikhlas kalau gaji kalian yang didapat dari hasil pajak, kalau kerja anda tidak berpihak pada rakyat,” tegas H. Moch Soleh, MA dengan lantang, Minggu (26/10/2026).

Menurut Ketum FBB, setiap rupiah yang diterima oleh penyelenggara negara, mulai dari tingkat paling bawah hingga paling atas, adalah amanah dari keringat rakyat.

“Ingat, itu berlaku untuk semua yang makan gaji dari hasil pajak rakyat. Mulai dari ASN, DPR, Lurah, Camat, Bupati/Wali Kota, Gubernur, dan seterusnya sampai dengan Wantimpres,” ujarnya.

Lebih lanjut, tokoh masyarakat Banten ini menegaskan bahwa esensi dari jabatan publik adalah keberpihakan. Ia mengingatkan agar para pejabat tidak justru menjadi sumber kegaduhan yang merugikan masyarakat luas.

“Tidak membela rakyat dan apalagi kerja anda hanya bikin gaduh saja di negeri ini,” kritiknya.

H. Moch Soleh menilai, kegaduhan politik dan kebijakan yang tidak pro-rakyat akan berdampak langsung kepada masyarakat kecil, mulai dari harga-harga kebutuhan pokok yang naik hingga melemahnya nilai tukar.

Pernyataan “tidak ikhlas” yang dilontarkannya, kata dia, bukan sekadar ungkapan emosional, melainkan peringatan moral dan spiritual. Bahwa jabatan memiliki pertanggungjawaban besar, tidak hanya di dunia kepada rakyat, tetapi juga di akhirat.

Kritik yang disampaikan Ketum Ormas FBB ini merupakan bentuk kontrol sosial dari masyarakat sipil. Hal ini bertujuan untuk mengingatkan pemerintah dan lembaga negara agar tetap menjaga integritas, bekerja secara transparan, dan meletakkan kemaslahatan rakyat sebagai prioritas tertinggi.

Tentang FBB:
Frent Banten Bersatu (FBB) merupakan salah satu ormas yang aktif menyuarakan aspirasi masyarakat Banten dan konsisten melakukan kontrol sosial terhadap kebijakan publik. (*)

.