Jumat, 23 Oktober 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Bantu Percepatan Penurunan Stunting Babinsa Koramil 02/Batuceper Bagikan Susu Balita Kejari Kota Tangerang Tetapkan Mantan Dirut PT APK Tersangka Baru Korupsi Sewa Boeing 737-300, Kerugian Negara Rp4,9 Miliar Hari Santri 2026, Meriah Seremoninya, Pudar Jihadnya BPPKB Banten DPAC Pinang Gelar Tasyakuran dan Santuni Anak Yatim, Teguhkan Solidaritas dan Kepedulian Sosial Jejak Pesan Gus Mus di Hari Santri: Seruan untuk PBNU Soal Asap dan Hutan Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Mengapresiasi Kinerja Disnaker Dalam Program 3G Wakil Walikota Tangsel Pimpin Seribu Santri dalam Apel Hari Santri 2026 Taiwan Excellence Ajak Konsumen Indonesia Kenali Inovasi Teknologi Taiwan
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Hukum › Mahardhika Premium

Laporan Warga Berujung Penggerebekan, Penjaga Toko di Cibodasari Diamankan Polisi

BAGIKAN ARTIKELLaporan Warga Berujung Penggerebekan, Penjaga Toko di Cibodasari Diamankan Polisihttps://www.mahardhikanews.com/2025/06/12/laporan-warga-berujung-penggerebekan-penjaga-toko-di-cibodasari-diamankan-polisi/
Laporan Warga Berujung Penggerebekan, Penjaga Toko di Cibodasari Diamankan Polisi

MAHARDHIKAnews.com TANGERANG – Sebuah toko di kawasan Ruko Palem Raya, Kec. Cibodas, Kota Tangerang, digrebek polisi setelah diduga menjual obat-obatan berbahaya yang masuk dalam daftar G.

MAHARDHIKAnews.com TANGERANG – Sebuah toko di kawasan Ruko Palem Raya, Kec. Cibodas, Kota Tangerang, digrebek polisi setelah diduga menjual obat-obatan berbahaya yang masuk dalam daftar G.

Penggerebekan tersebut dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang Kota, pada Rabu (11/6) sekitar pukul 17.50 WIB.

Kapolsek Jatiuwung, Kompol Rabiin, S.H., membenarkan adanya operasi tersebut.

“Kami menindaklanjuti laporan warga yang masuk ke layanan 110 terkait dugaan adanya toko yang menjual obat-obatan daftar G” ujar Rabiin.

Penindakan dilakukan setelah polisi menerima laporan pengaduan dari seorang warga bernama Christopher.

“Laporan itu menyebutkan adanya aktivitas penjualan obat terlarang di sebuah ruko. Kami segera menerjunkan tim Panit Opsnal Reskrim yang dipimpin oleh Ipda H. Nainggolan” lanjut Kompol Rabiin.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan penjaga toko berinisial IU (30), warga Kabupaten Bireun, Provinsi Aceh.

Hasil penggeledahan menemukan barang bukti berupa satu buah tas selempang hitam yang berisi 170 butir obat jenis Tramadol dan 22 butir obat Eximer. Polisi juga menyita uang tunai sebesar Rp795.000 dan sebuah ponsel iPhone 8 yang diduga hasil transaksi.

Ipda H. Nainggolan yang memimpin langsung operasi menuturkan, penjaga toko berikut barang bukti langsung kami amankan ke Polsek Jatiuwung untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Saat ini, polisi masih melakukan pengembangan kasus untuk memastikan jaringan penjualan obat-obatan tersebut.

“Kami sedang melengkapi administrasi penyelidikan dan penyidikan, termasuk memeriksa saksi-saksi dan pelaku” ungkap Rabiin.

Lebih lanjut, pihaknya berencana untuk segera melakukan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) guna melanjutkan proses hukum. “Berkas perkara akan segera kami limpahkan ke JPU” tambahnya.

Kompol Rabiin menegaskan, “Kami akan terus memerangi peredaran obat-obatan berbahaya ini. Kami harap masyarakat selalu proaktif melapor jika mengetahui aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.” tegasnya. (Ivan)