Mei 25, 2026

Sinergitas Koperasi Merah Putih Dan BUMDes Akan Mewujudkan Desa Yang Mandiri

1744231667090
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com KAB. KARAWANG, — Pembentukan 80.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih diyakini akan menjadi stimulus bagi pemerintah desa untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat desa.

Dalam rangka mengakselerasi hal tersebut, Kementrian Koperasi (Kemenkop) gencar melakukan sosialisasi, salah satunya melalui Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi).

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi mengatakan, keberadaan Kopdes Merah Putih diyakini akan menjadi pelengkap keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam rangka pemerintah desa mengakselerasi program peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

“Jadi nanti kita harapkan Kopdes yang merupakan milik masyarakat dapat saling bahu membahu membangun ekonomi kerakyatan,” kata Budi Arie dalam sosialisasi teknis pembentukan Kopdes Merah Putih dengan Apkasi secara hybrid, pada Senin (24/03).

Hadir dalam sosialisasi ini Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Sekretaris Kementrian Koperasi Ahmad Zabadi dan seluruh Eselon 1 Kementrian Koperasi (Kemenkop).

Budi Arie optimis dengan kerjasama yang erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah khususnya pemerintah tingkat desa, visi untuk membesarkan usaha BUMDes dan Kopdes dapat berjalan dengan baik.

Diharapkan kedua entitas ini dapat bersama-sama berperan aktif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan dapat memangkas kemiskinan ekstrim yang masih banyak terjadi di desa.

Setiap desa itu punya keunikan, yang pasti Kopdes ini tujuannya untuk memangkas rantai kemiskinan di desa, memberantas tengkulak atau rentenir dan pinjol yang menyengsarakan masyarakat di desa,” kata Budi Arie.

Dalam hitung-hitungan kasar, apabila dari 80.000 desa terdapat satu Kopdes Merah Putih dengan dana kelolaan hingga Rp 5 miliar per Kopdes, maka akan terjadi perputaran ekonomi yang sangat besar di desa.

Hal inilah yang menjadi alasan mengapa program pembentukan Kopdes Merah Putih perlu diwujudkan karena desa dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.

“Maka dari itu tugas kita semua adalah menggerakkan kesadaran warga desa untuk berkoperasi, dari atas (pemerintah) sudah ada political will, maka dari bawah (masyarakat) harus ada semangat untuk berkoperasi,” tandas Budi Arie. (Dedi Hunter)