2 Prajuri TNI Tewas Setelah di Serang KST Kodap III Ndugama di Distrik Paro Kabupaten Nduga
MAHARDHIKAnews.com JAKARTA, – Dua orang prajurit TNI kembali meninggal dunia setelah mengalami penyerangan antara pos Pari Satgas Pamtas Mobile Yonif R 411/PDW dengan KST Kodap III Ndugama di Distrik Paro Kabulaten Nduga provinsi Papua Pegunungan
2 (Dua) Personel Pos Paro Satgas Pamtas Mobile Yonif R 411/PDW yang meninggal dunia tersebut adalah, Pratu Sandi dan Pratu Padli, Kamis (30/11)
Penyerang terjadi sekitar pukul 16.18 WIT bertempat di Pos Paro Satgas Pamtas Mobile

Pratu Sandy yang sedang bertugas di Satgas Pamtas Mobile Yonif R 411/PDW terlibat baku tembak. Saat baku tembak itulah Pratu Sandy diduga terkena peluru. Namun tak hanya Pratu Sandy, rekannya yang bernama Prada Muhamad Fadli yang berasal dari Kota Bani Bengkulu juga jadi korban meninggal dunia dalam baku tembak itu.
Hasil Informasi sementara KST Kodap III Ndugama melakukan penyerangan terhadap Pos Paro Satgas Pamtas Mobile Yonif R 411/PDW menggunakan senjata api jenis SO Minimi. (Ivan)






