Selasa, 27 Oktober 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Kepala BNN Kota Tangerang Kunjungi Lapas Pemuda, Perkuat Pembinaan Warga Binaan Kasus Narkotika Cegah Tawuran Pelajar, Wakapolres Metro Tangerang Kota Ingatkan Bahaya Provokasi di Medsos Ketua PCNU Tangsel: Resolusi Jihad Harus Menjadi Spirit Khidmah NU dan Gerakan Kemanusiaan Kirab Resolusi Jihad Keliling Tangsel, PCNU: Sejarah Tak Cukup Dikenang, Harus Dilanjutkan Ketum FBB H.Moch Soleh: Saya Tidak Ikhlas Pajak Rakyat Untuk Gaji Pejabat yang Suka Bikin Gaduh Junjung Sportivitas di HUT ke-67 Pemuda Pancasila, PAC Benda: Kami Cari Persaudaraan Bukan Sekadar Menang LAZNAS Yatim Mandiri Kota Tangerang Sukses Gelar OMATIQ 2026 Berkat Informasi Warga, Polisi Amankan Pria dan Sita Sabu di Kampung Dumpit
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Kebudayaan › Mahardhika Premium

7 Dzuriyat Banten Telah Bersatu, Siap Dukung Pembangunan Provinsi Banten

BAGIKAN ARTIKEL7 Dzuriyat Banten Telah Bersatu, Siap Dukung Pembangunan Provinsi Bantenhttps://www.mahardhikanews.com/2023/11/12/7-dzuriyat-banten-telah-bersatu-siap-dukung-pembangunan-provinsi-banten/
7 Dzuriyat Banten Telah Bersatu, Siap Dukung Pembangunan Provinsi Banten

MAHARDHIKAnews.com BANTEN, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar sambut baik upaya bersatunya Keluarga Besar Keturunan atau Dzurriyat Kesultanan Banten. Menurutnya, hal itu merupakan langkah-langkah untuk bersatu memuliakan Kawasan Kesultanan Banten serta menjadi daya dukung dalam membangun Provinsi Banten.

MAHARDHIKAnews.com BANTEN, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar sambut baik upaya bersatunya Keluarga Besar Keturunan atau Dzurriyat Kesultanan Banten. Menurutnya, hal itu merupakan langkah-langkah untuk bersatu memuliakan Kawasan Kesultanan Banten serta menjadi daya dukung dalam membangun Provinsi Banten.

Hal itu diungkap Al Muktabar usai menghadiri undangan Silaturahmi Akbar Keluarga Besar Dzurriyat Kesultanan Banten di Gedung Islamic Center Kawasan Keraton Kesultanan Banten, Kasemen, Kota Serang, Minggu (12/11/2023).

“Ada tujuh (7) dzuriyat selama ini, yang tadi menurut informasinya telah disatukan dalam satu dzurriyat dari Kesultanan Banten Sultan Maulana Hasanudin,” ungkap Al Muktabar.

“Telah dibentuk formatur untuk membuat kepengurusan itu,” tambahnya.

Dikatakan, bersatunya Dzurriyat Kesultanan Banten akan menyatukan langkah-langkah dalam memuliakan atau revitalisasi Kawasan Kesultanan Banten.

“Mudah-mudahan dengan terbentuknya kepengurusan itu nanti, upaya merunutkan silsilah Kesultanan Banten, apa pun bentuk yang dirumuskan saya tidak mengintervensi,” tegas Al Muktabar.

“Saya hanya menyarankan, bahwa Kesultanan Banten ini seperti kesultanan lainnya di Indonesia agar ada yang bisa kita persembahkan kepada masyarakat. Bersatupadulah keturunan-keturunan Kesultanan Banten,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Al Muktabar juga melemparkan gagasan untuk memikirkan bagaimana ada jalan untuk upaya pemugaran Keraton Kesultanan Banten.

“Umpamanya direkonstruksi lagi, tapi ini masih pemikiran saya dan perlu dilakukan kajian mendalam tentang itu,” ungkapnya.

“Termasuk dari sisi pengelolaan cagar budayanya seperti apa. Perlu dikaji naskah akademik secara baik, yang tidak melanggar peraturan perundangan. Bisa kita kaji negara lain yang menyimpan keriwayatan foto-foto atau lukisan infrastruktur Kesultanan Banten,” tambah Al Muktabar.

Ditegaskan, terpenting dzurriyat yang tersusun bisa menata kembali struktur Kesultanan Banten sebagai satu pendekatan budaya seperti kesultanan-kesultanan lain di Indonesia.

“Seperti di Cirebon, Yogyakarta, Solo, dan lainnya. Ada banyak model yang eksis dan ada organisasi kesatuannya dalam rangka kesultanan-kesultanan di Indonesia,” pungkasnya. (Ivan)