Sabtu, 24 Oktober 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Berkat Informasi Warga, Polisi Amankan Pria dan Sita Sabu di Kampung Dumpit Dugaan Penghianatan Sejarah Lasem dan Pencemaran Nama Baik, Tokoh Budaya Jatim Lapor Polisi Silaturahmi dengan PWI se-Tangerang Raya, Tardi Paparkan Inovasi Digital Kantah Kota Tangerang Festival Anak Sholeh 2026, Ketua PCNU Tangsel: Kita Bukan Sekadar Mencari Juara, tetapi Menyiapkan Generasi Pembangun Peradaban Bantu Percepatan Penurunan Stunting Babinsa Koramil 02/Batuceper Bagikan Susu Balita Kejari Kota Tangerang Tetapkan Mantan Dirut PT APK Tersangka Baru Korupsi Sewa Boeing 737-300, Kerugian Negara Rp4,9 Miliar Hari Santri 2026, Meriah Seremoninya, Pudar Jihadnya BPPKB Banten DPAC Pinang Gelar Tasyakuran dan Santuni Anak Yatim, Teguhkan Solidaritas dan Kepedulian Sosial
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Polhukam › Mahardhika Premium

Rupanya ini Sebab Terjadinya Bentrokan Antar Pendukung Partai di Magelang

BAGIKAN ARTIKELRupanya ini Sebab Terjadinya Bentrokan Antar Pendukung Partai di Magelanghttps://www.mahardhikanews.com/2023/10/15/rupanya-ini-sebab-terjadinya-bentrokan-antar-pendukung-partai-di-magelang/
Rupanya ini Sebab Terjadinya Bentrokan Antar Pendukung Partai di Magelang

MAHARDHIKAnews.com MAGELANG, — Dua pendukung partai terjadi antara kelompok GPK (Gerakan Pemuda Ka’bah) dan PDIP. Penyebab bentrokan rupanya di picu adanya gesekan saat berpapasan di jalan.

MAHARDHIKAnews.com MAGELANG, — Dua pendukung partai terjadi antara kelompok GPK (Gerakan Pemuda Ka’bah) dan PDIP. Penyebab bentrokan rupanya di picu adanya gesekan saat berpapasan di jalan.

Sebelum adanya bentrokan ini, bentrokan juga terjadi di jalan raya Magelang – Jogya pada Minggu (15/10).

Dilansir dari tayangan IG pojoksatuid, beberapa orang yang menggunakan atribut politik melempari batu ke arah warga lainnya.

Kapolresta Magelang Kombes Pol Ruruh Wicaksono menerangkan, bentrokan kedua kelompok tersebut disebabkan karena gesekan hingga menimbulkan bentrok.

“Itu ada kegiatan masyarakat, saat mereka kembali terjadi bersinggungan hingga terjadi lempar-lemparan” terangnya.

Kapolres menambahkan bahwa sebelumnya juga terjadi bentrokan kader PDI-P usai mengikuti kegiatan laskar PDI-P di daerah Magelang.

“Itu dari PDIP ada laskaran di Magelang dimana setiap kecamatan mengirimkan utusan untuk hadir di lapangan. Lalu saat mereka kembali terlibat gesekan/selek dengan pendukung ormas lain” terang Ruruh. (Ivan)