Februari 24, 2024

Antisipasi Kerawanan Pemilu 2024, Kapolres Metro Tangerang Kota Silaturahmi Bersama Penyelenggara dan Peserta Pemilu

Spread the love

MAHARDHIKAnews.com Kota Tangerang – Kepolisian Resort Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya inisiasi pertemuan bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan pengawas pemilu (Bawaslu) dan seluruh partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2024 baik Kota/Kabupaten Tangerang guna persiapan pengamanan menghadapi tahapan Pemilu 2024 dan Pilkada Serentak 2024 mendatang.

Pertemuan yang dilaksanakan pada Kamis, 9 Maret 2023 sore itu juga dimanfaatkan Kapolres untuk dapat bersilaturahmi sekaligus bertemu langsung dengan penyelenggara dan peserta Pemilu se-Kota dan Kabupaten Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menyambut baik pertemuan dan menyebut pertemuan tersebut merupakan kesempatan baik bagi pihaknya untuk bersilaturahmi dan menyampaikan informasi terkait pengamanan penyelenggaraan pemilu.

“Ini merupakan kesempatan yang langka, kesempatan yang baik bagi kami untuk bersilaturahmi dan menyampaikan informasi, karena saat ini kita sudah memasuki tahapan Pemilu, dimana tahapan Pemilu sudah dimulai dari bulan Juni 2022, saat ini sedang pada tahap pencocokan data pemilih/ pemuktahiran data, karena jumlah DPT tahun 2019 tentunya akan bisa berubah,” papar Zain dalam keterangannya kepada wartawan (9/3/2023).

Jelas dia, Pencalonan anggota DPRD, DPR-RI akan dimulai tanggal 24 April 2023, dan Capres bulan Oktober 2023, penetapan Capres di Bulan Nopember 2023, hari pemungutan suara tanggal 14 Pebruari 2024.

“Kita sampaikan bahwa persiapan pencalonan akan membutuhkan SKCK, persiapan kegiatan kampanye, akan diatur sesuai dengan jadwal KPU, pada pemilu 2024 tentunya banyak potensi kerawanan yang akan timbul, saya ingin mengajak semuanya untuk saling menjaga dan tidak melakukan pelanggaran, sehingga semuanya berjalan aman, lancar dan kondusif” katanya.

Menurutnya, pada tahapan pemilu polisi akan melayani terkait izin keramaian maupun penerimaan pemberitahuan kegiatan, semua harus terlayani dan akan dilayani sesuai aturan yang berlaku dan kita tidak akan menghambat, namun mendorong untuk lebih tertib dan bisa terlaksana dengan baik.

“Sebagai contoh akhir-akhir ini banyak kegiatan yang diadakan secara mendadak baik olahraga, senam, konsolidasi, dan rapat umum. Tentunya ini yang harus dimengerti oleh semua Parpol, karena kedepan potensi pelanggaran pemilu cukup tinggi, jangan sampai tidak tahu dengan aturannya ,” urai Kapolres.

Maka dalam kesempatannya ini, Kapolres meminta kepada seluruh Parpol maupun penyelenggara pemilu untuk bisa menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik, serta berkomitmen untuk taati semua aturan yang berlaku.

“Semua peserta pemilu harus siap kalah dan siap menang, sehingga setiap potensi kerawanan pemilu harus dapat kita antisipasi bersama,” pungkasnya. (Ivan/rls)