Kamis, 08 Oktober 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Resmi Kantongi Nomor Urut 02, Hadi Rohhadi ST Siap Bertarung di Pilkades PAW Tanjungsari Cikarang Utara Layanan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari, Kantah Kota Tangerang Perkuat Kolaborasi dengan Bapenda dan PPAT Bungkam Saat Dikonfirmasi Soal Proyek Tanggul CV Nurhaya Sukses Makmur, Komitmen Transparansi Kabid SDA PUPR Kota Tangerang Dipertanyakan Wali Kota Tangerang Silaturahmi ke Kodim 0506/Tgr, Sampaikan Ucapan HUT TNI ke-81 Momen Hangat HUT TNI ke-81, Polres Metro Tangerang Kota Bawa Tumpeng dan Kue ke Kodim 0506 Skandal Lapas Mewah Bogor, Kalapas Dipecat – Wildan Ansori Nasution Soroti Lemahnya Pengawasan Momen Hangat HUT TNI ke-81, Polres Metro Tangerang Kota Bawa Tumpeng dan Kue ke Kodim 0506 Viral di Medsos, Polisi Tangkap Joki Aksi Kejahatan Jalanan yang Rampas Motor Pelajar di Karawaci
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Ekonomi › Mahardhika Premium

Kemenhub dan Pemprov DKI Bahas Pengembangan Angkutan Massal Perkotaan

Pertemuan Kemenhub dan Pemprov DKI Membahas Transportasi Publik (Doc. Kementerian Perhubungan RI)
BAGIKAN ARTIKELKemenhub dan Pemprov DKI Bahas Pengembangan Angkutan Massal Perkotaanhttps://www.mahardhikanews.com/2023/02/08/kemenhub-dan-pemprov-dki-bahas-pengembangan-angkutan-massal-perkotaan/
Kemenhub dan Pemprov DKI Bahas Pengembangan Angkutan Massal Perkotaan

MAHARDIKAnews.com Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama PJ Gubernur Provinsi DKI Jakarta Heru Budi Hartono membahas pengembangan angkutan massal perkotaan DKI Jakarta di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (7/2).

MAHARDIKAnews.com Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama PJ Gubernur Provinsi DKI Jakarta Heru Budi Hartono membahas pengembangan angkutan massal perkotaan DKI Jakarta di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (7/2).

Sejumlah hal yang dibahas diantaranya yaitu terkait pengembangan proyek LRT Jakarta, MRT Jakarta Fase 3, dan pengembangan Stasiun Tanah Abang.

“Saya menyambut baik inisiasi dari Pemprov DKI Jakarta untuk terus menggalakkan angkutan massal perkotaan karena DKI Jakarta menjadi contoh bagi kota lainnya di Indonesia untuk mengembangkan angkutan massal-nya,” ujar Menhub.

Terkait rencana pengembangan LRT Jakarta (Velodrome – Manggarai), Menhub mendukung inisiatif dari Pemprov DKI untuk menyambung jalur LRT dari Pegangsaan Kelapa Gading, Velodrome, sampai ke Stasiun Manggarai, sehingga terintegrasi dengan angkutan massal lainnya seperti KRL Jabodetabek maupun kereta jarak jauh.

Menhub menjelaskan, Stasiun Manggarai sedang disiapkan untuk menjadi stasiun sentral yang menjadi pusat pertemuan KRL dari berbagai rute seperti, Bogor, Bekasi, Depok, dan Tangerang. ”Ini tambah lagi satu titik yaitu dari Kelapa Gading ke Manggarai. Saya pikir ini suatu langkah yang strategis. Pemprov DKI sudah mengalokasikan dana dan ditargetkan selesai pada September 2024,” tutur Menhub.

Selanjutnya, terkait pengembangan Stasiun Tanah Abang, Menhub juga menyetujui inisiatif dari Pemprov DKI Jakarta untuk mengembangkan Stasiun Tanah Abang menjadi lebih baik dengan fasilitas yang lebih lengkap, dan bisa menjadi icon baru yang menarik perhatian masyarakat.

Menhub mengungkap, pengerjaannya akan dilakukan oleh tiga instansi, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, dan Pemprov DKI Jakarta.

“Kemenhub memiliki tanah sekitar 4 hektar atau sekitar 500 meter dari Stasiun Tanah Abang yang sekarang. Pemprov DKI sudah minta akan membangun dan juga memperbaiki lingkungannya. Jadi nantinya ketika turun dari Stasiun Tanah Abang, tidak langsung ke jalan raya, tetapi akan melewati taman yang bagus, dan bangunannya juga lebih bagus,” ucap Menhub.

Kemudian terkait pembangunan MRT Jakarta Fase 3 timur barat (east-west), Menhub mengatakan telah membahas bersama Pemprov DKI mengenai proyek pembangunan jalur MRT Jakarta Fase 3 rute segmen Kembangan – Medan Satria. Nantinya rute ini akan menyambung sampai ke Bekasi.

“Kita butuh role model pengembangan angkutan massal perkotaan yang baik. Salah satu contohnya adalah DKI Jakarta yang bersedia memberikan subsidi untuk angkutan massal di kotanya sehingga meringankan beban cost masyarakat dan masyarakat memiliki banyak pilihan transportasi, seperti Trans Jakarta, MRT, dan juga LRT. Semoga ini bisa menjadi contoh kota lainnya,” kata Menhub