Jaga Motivasi dan Kesegaran Santriwati Tahfidz Qur’an, Omah Singgah NU Al Fath Jalan-jalan ke Dufan
MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGSEL, — Belajar menghafal Al Qur’an bagi banyak orang, tentu bukanlah hal yang mudah dan banyak diminati apa lagi bagi para anak dan remaja di zaman kini.
Kemajuan zaman dan tekhnologi membuat minat dan bakat yang mau mengikuti pembelajaran ini semakin sedikit.
Menyadari kondisi tersebut H. Fathur Rahman selaku pemilik dan pengelola rumah Tahfiz Al Qur’an di Omah Singgah NU Al Fath berusaha menjaga semangat dan kesegaran para santriwatinya.
Agar tidak jenuh dan bosan dalam proses belajarnya, H. Fathur Rahman mengajak mereka jalan-jalan ke Dufan, Ancol Jakarta Utara, Rabu (11/12).

“Ini hanya untuk refreshing saja, biar mereka punya pengalaman baru juga dengan wahana permainan yang ada disini” ungkap H. Fathur saat ditanya alasannya membawa mereka ke Dufan.
Sebagai orang yang pernah menjalani kehidupan santri, H. Fathur mengerti suasana phisikologis para santriwati. Apa lagi dengan tugasnya sebagai seorang calon hafidz.
“Menghapal itu kan kadang menimbulkan kejenuhan karena itu kita selalu mencari metode agar mereka tetap fokus dan semangat dalam belajar, dan salah satunya dengan refreshing seperti ini” imbuhnya.
Puluhan para santriwati tersebut nampak terlihat bergembira dengan acara ini. Mereka menikmati aneka wahana dengan penuh gelak tawa dan sesekali teriakan rasa takut saat menaiki wahana yang sedikit ekstrem seperti ontang anting dan sebagainya.
Apa lagi sebagian besar diantara mereka merupakan anak desa yang belum banyak pengalaman seperti ini, sebagaimana diungkapkan salah seorang santri.
“Seru ya pak. Agak takut juga sih pada awalnya tapi lama-lama ya bisa juga” katanya salah ditanya pengalamannya ikut dalam acara ini.
Sebagai santri dia merasa bersyukur bisa ikut belajar di rumah Tahfidz Omah Singgah NU Al Fath, karena Pak De’ (sebutan untuk H. Fathur oleh para santri) sangat memperhatikan dan sayang pada mereka.
“Semoga pak De dan keluarga selalu sehat ya pak. Kami sangat bahagia ada disini. Semoga kami tak mengecewakan Pak De’ dengan tujuan nya menjadikan kami para Hafidzoh” ucapnya dengan mata berkaca penuh haru dan bahagia.
Dalam rombongan jalan-jalan ini H. Fathur Rahman juga membawa serta keluarganya. Keadaan ini memang selalu dibuat dan dijaganya agar seluruh keluarganya mendukung usahanya dalam membina dan mendidik para santriwati.
“Semua ikut, tapi yang sempat aja. Kalo yang sedang bekerja kan ga bisa” kata H. Fathur didampingi istri setianya ditengah rombongan para santriwati. (Ivan)






