Jumat, 02 Oktober 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Alam Sutera Group Raih Dua Penghargaan Utama di Indonesia Real Estate Awards 2026 PWI Kota Tangerang Hadiri Pelantikan PWI Kabupaten Tangerang, Fairus: Momentum Perkuat Soliditas Wartawan GMPK Banten Tak Mau Antikorupsi Berhenti di Seremoni, Pemuda Disiapkan Jadi Ujung Tombak Pengurus PWI Kabupaten Tangerang Masa Bakti 2026-2029 Resmi Dilantik Ketua Dekranasda Provinsi NTB Hj. Sinta Agatha M. Iqbal raih Penghargaan Stan Favorit pada Pameran Kriyanusa 2026 Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 37 Kasus Narkoba September 2026, 44 Tersangka Diamankan Sambangi Gedung PWI Kapolres Metro Tangerang Minta Kapolsek Respon Cepat Konfirmasi Wartawan Pemanggilan Saksi Jadi Babak Baru, Abel Dorong Penanganan Perkara Transparan dan Berkeadilan
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Artikel › Mahardhika Premium

Masukan Tangan Ke Lubang, Balita di Tangerang Meninggal Dunia Digigit Ular Kobra

BAGIKAN ARTIKELMasukan Tangan Ke Lubang, Balita di Tangerang Meninggal Dunia Digigit Ular Kobrahttps://www.mahardhikanews.com/2024/01/23/masukan-tangan-ke-lubang-balita-di-tangerang-meninggal-dunia-digigit-ular-kobra/
Masukan Tangan Ke Lubang, Balita di Tangerang Meninggal Dunia Digigit Ular Kobra

MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGERANG, – Seorang balita MN (4) di Kampung Gempol Sari, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Banten tewas digigit ular diduga jenis king kobra. Peristiwa itu terjadi pada Senin (22/1/2024).

MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGERANG, – Seorang balita MN (4) di Kampung Gempol Sari, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Banten tewas digigit ular diduga jenis king kobra. Peristiwa itu terjadi pada Senin (22/1/2024).

Insiden yang menimpa bocah usia 4 tahun berinisial MN ini, terjadi di rumahnya sendiri saat bermain.

“Iya benar, kami mendapat informasi tadi siang terkait adanya balita yang jadi korban gigitan ular,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Selasa (23/1/2024) dalam keterangannya.

Zain mengungkapkan kronologis peristiwa tersebut berawal ketika korban sedang bermain di dalam rumahnya. Lalu, MN melihat ada lobang kemudian memasukan tangannya ke dalam lubang yang diduga merupakan sarang ular itu.

“Rumah korban itu belum diplester, masih beralaskan tanah. Korban saat itu tengah bermain dengan memasukan tangannya ke dalam lubang,” jelasnya.

Orang tua korban baru mengetahui kejadian itu setelah korban menangis kesakitan. Ada luka bekas gigitan ular dipunggung tangan korban. Dan tidak lama Kemudian korban mengalami kejang-kejang. Lalu korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan.

“Tapi korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya.

“Jenazah korban sudah dimakamkan pihak keluarga,” imbuhnya.

Kapolres pun mengimbau kepada masyarakat di musim hujan saat ini untuk bekerja bakti, membersihkan sampah baik di selokan maupun semak-semak yang diduga menjadi habitat ular berkembang biak, hingga dapat merugikan masyarakat itu sendiri. (Jun)