Mahasiswa FKM UNSRI Tebar Inspirasi Kesehatan Melalui Plang Informasi 10 Pilar PHBS
MAHARDHIKAnews.com BANYUASIN, – Semangat pengabdian kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sriwijaya melalui program Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Kelompok 18.
Dengan mengusung misi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, para mahasiswa menghadirkan inovasi edukatif melalui pembuatan dan pemasangan Plang Informasi 10 Pilar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Limbang Mulya, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Program ini menjadi bukti nyata kepedulian generasi muda akademisi dalam mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan berdaya.
Kehadiran plang informasi tersebut diharapkan mampu menjadi sarana edukasi jangka panjang yang terus mengingatkan masyarakat akan pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat, mahasiswa PBL FKM Universitas Sriwijaya memilih pendekatan yang sederhana namun efektif.
Melalui media informasi yang mudah diakses dan dipahami, warga dapat memperoleh pengetahuan kesehatan secara berkelanjutan tanpa harus menunggu kegiatan penyuluhan berlangsung.
Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Limbang Mulya tersebut menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya PHBS sebagai fondasi terciptanya lingkungan yang sehat, bersih, produktif, dan berkualitas.
Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa edukasi kesehatan dapat dilakukan dengan cara yang inovatif serta menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Plang informasi yang dipasang memuat 10 Pilar PHBS, yaitu persalinan yang ditolong tenaga kesehatan, penggunaan jamban sehat, pemberian ASI eksklusif, pemberantasan jentik nyamuk, penimbangan bayi dan balita secara berkala, konsumsi buah dan sayur, mencuci tangan menggunakan sabun dan air bersih, melakukan aktivitas fisik setiap hari, menggunakan air bersih, serta tidak merokok di dalam rumah.
Kesepuluh indikator tersebut menjadi pedoman penting dalam membangun budaya hidup sehat di tingkat keluarga maupun masyarakat.
Ketua Kelompok 18 PBL FKM Universitas Sriwijaya menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi, tetapi juga bertujuan menanamkan kesadaran kolektif agar masyarakat mampu menerapkan pola hidup sehat secara mandiri.
“Melalui plang informasi ini, kami ingin menghadirkan media edukasi yang sederhana namun memiliki manfaat yang berkelanjutan. Kami berharap masyarakat Desa Limbang Mulya semakin memahami pentingnya PHBS dan menjadikannya sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari,” ujarnya.
Program tersebut juga selaras dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Desa Nomor 3, Desa Sehat dan Sejahtera, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sebagai landasan pembangunan berkelanjutan.
Menariknya, kegiatan ini mendapat sambutan positif dan dukungan penuh dari masyarakat setempat. Warga turut membantu proses pembuatan hingga pemasangan plang informasi, menunjukkan tingginya antusiasme dan kepedulian terhadap upaya peningkatan kesehatan lingkungan. Kolaborasi harmonis antara mahasiswa dan masyarakat menjadi gambaran nyata bahwa perubahan positif dapat terwujud melalui kerja sama dan semangat gotong royong.
Proses pembuatan plang berlangsung selama lima hari, terdiri dari empat hari pengerjaan dan satu hari pemasangan. Meskipun menghadapi berbagai keterbatasan, semangat pengabdian para mahasiswa tetap tinggi. Dengan dedikasi dan kreativitas yang dimiliki, mereka berhasil menghadirkan media edukasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Kehadiran Mahasiswa PBL Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya di Desa Limbang Mulya menjadi cerminan nyata peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat. Tidak hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, Universitas Sriwijaya juga terus melahirkan generasi yang peduli terhadap persoalan sosial dan kesehatan masyarakat.
Melalui program ini, Desa Limbang Mulya semakin optimistis melangkah menuju desa yang sehat, bersih, dan sejahtera. Sementara itu, kontribusi mahasiswa FKM Unsri menjadi inspirasi bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan dengan ketulusan, kepedulian, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
(Jun)






