Senin, 26 Oktober 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Kirab Resolusi Jihad Keliling Tangsel, PCNU: Sejarah Tak Cukup Dikenang, Harus Dilanjutkan Ketum FBB H.Moch Soleh: Saya Tidak Ikhlas Pajak Rakyat Untuk Gaji Pejabat yang Suka Bikin Gaduh Junjung Sportivitas di HUT ke-67 Pemuda Pancasila, PAC Benda: Kami Cari Persaudaraan Bukan Sekadar Menang LAZNAS Yatim Mandiri Kota Tangerang Sukses Gelar OMATIQ 2026 Berkat Informasi Warga, Polisi Amankan Pria dan Sita Sabu di Kampung Dumpit Dugaan Penghianatan Sejarah Lasem dan Pencemaran Nama Baik, Tokoh Budaya Jatim Lapor Polisi Silaturahmi dengan PWI se-Tangerang Raya, Tardi Paparkan Inovasi Digital Kantah Kota Tangerang Festival Anak Sholeh 2026, Ketua PCNU Tangsel: Kita Bukan Sekadar Mencari Juara, tetapi Menyiapkan Generasi Pembangun Peradaban
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Hukum › Mahardhika Premium

Dari Narkoba hingga Debt Collector, Warga Curhat ke Polisi di Ngopi Kamtibmas

BAGIKAN ARTIKELDari Narkoba hingga Debt Collector, Warga Curhat ke Polisi di Ngopi Kamtibmashttps://www.mahardhikanews.com/2026/04/03/dari-narkoba-hingga-debt-collector-warga-curhat-ke-polisi-di-ngopi-kamtibmas/
Dari Narkoba hingga Debt Collector, Warga Curhat ke Polisi di Ngopi Kamtibmas

MAHARDHIKAnews.com TANGERANG, — Kepolisian terus memperkuat pendekatan humanis kepada masyarakat melalui program Ngopi Kamtibmas. Kali ini, kegiatan digelar di Balai Warga RW 03, Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Kamis (2/4/2026) sore.

MAHARDHIKAnews.com TANGERANG, — Kepolisian terus memperkuat pendekatan humanis kepada masyarakat melalui program Ngopi Kamtibmas. Kali ini, kegiatan digelar di Balai Warga RW 03, Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Kamis (2/4/2026) sore.

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Eko Bagus Riyadi hadir langsung menyapa warga, berdialog, sekaligus menyerap berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban.

Dalam sambutannya, Eko menegaskan bahwa Ngopi Kamtibmas merupakan program dari Polda Metro Jaya untuk mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi sarana kami untuk lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus menyampaikan tugas-tugas kepolisian serta menyerap aspirasi warga secara langsung,” ujar Eko di hadapan warga.

Ia juga menyampaikan bahwa situasi kamtibmas di Kota Tangerang relatif kondusif berkat peran aktif masyarakat. Namun demikian, sejumlah potensi gangguan keamanan tetap perlu diantisipasi bersama.

Salah satu perhatian utama, kata Eko, adalah maraknya kejahatan yang melibatkan anak di bawah umur, yang kerap dipicu oleh pengaruh media sosial dan minimnya pengawasan orang tua.

“Saat ini dinamika kejahatan sudah mulai melibatkan anak-anak. Ini menjadi perhatian kita bersama, terutama peran keluarga dalam pengawasan,” katanya.

Selain itu, dalam sesi dialog, warga juga menyampaikan kekhawatiran terkait penyalahgunaan narkoba serta maraknya praktik pinjaman online (pinjol) dan aksi debt collector yang dinilai meresahkan.

Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk aktif berkoordinasi dengan aparat setempat.

“Terkait pinjol dan debt collector, kami sarankan dibuat SOP di tingkat RT/RW. Setiap pihak yang datang harus seizin pengurus lingkungan,” jelasnya.

Untuk pencegahan narkoba, masyarakat juga dipersilakan mengajukan permohonan penyuluhan kepada pihak kepolisian, baik melalui Polsek maupun satuan narkoba.

Dalam kesempatan itu, Eko juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 sebagai sarana pelaporan cepat jika terjadi gangguan kamtibmas.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan interaktif tersebut diakhiri dengan pembagian paket sembako kepada warga serta sesi foto bersama.

Program Ngopi Kamtibmas sendiri menjadi bagian dari implementasi program “Jaga Jakarta Plus” yang menekankan pentingnya menjaga lingkungan, warga, aturan, dan amanah secara bersama-sama.

Dengan pendekatan dialogis ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan wilayah tetap kondusif. (Ivan)