Senin, 21 September 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Gol Tunggal Isak Bawa Liverpool Menang Tipis di Markas Bournemouth Bawa 1.000 Butir Tramadol untuk Pesanan, Pria 41 Tahun Diciduk Polisi di Sepatan Omah Singgah NU Al Fath Jadi Sponsor Utama Festival Bazar UMKM Jurangmangu Timur 2026 50 Stand Meriahkan Festival Bazar dan UMKM 2026 MWC NU Pondok Aren di Jurangmangu Timur MT Khairunnisa Meriahkan Momen Perayaan Maulid Nabi di Masjid Al Muiz Kinayungan 105 Masjid Al Muiz Kavling Kinayungan Gelar Maulid Nabi dan Santuni 13 Anak Yatim Persib Bandung Hadapi Persijap Jepara, Igor Tolic Waspadai Ancaman Laskar Kalinyamat Proyek Internet Desa 2021 Diduga Tak Terealisasi, PT GMC Klaim Alami Kerugian Miliaran Rupiah
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Sosial › Mahardhika Premium

U-Ditch Pecah Dipasang di Bugel Karawaci: Pengawasan Proyek Dipertanyakan Walikota Harus Copot Kadis PUPR

BAGIKAN ARTIKELU-Ditch Pecah Dipasang di Bugel Karawaci: Pengawasan Proyek Dipertanyakan Walikota Harus Copot Kadis PUPRhttps://www.mahardhikanews.com/2025/05/12/u-ditch-pecah-dipasang-di-bugel-karawaci-pengawasan-proyek-dipertanyakan-walikota-harus-copot-kadis-pupr/
U-Ditch Pecah Dipasang di Bugel Karawaci: Pengawasan Proyek Dipertanyakan Walikota Harus Copot Kadis PUPR

MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGERANG, — Sejumlah u-ditch dalam proyek drainase di Jalan Arya Wangsakara, Bugel, Kec. Karawaci, Kota Tangerang, Banten ditemukan dalam kondisi pecah namun tetap terpasang.

MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGERANG, — Sejumlah u-ditch dalam proyek drainase di Jalan Arya Wangsakara, Bugel, Kec. Karawaci, Kota Tangerang, Banten ditemukan dalam kondisi pecah namun tetap terpasang.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan serta pengawasan dari pihak berwenang.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, terdapat beberapa unit u-ditch yang dipasang dalam keadaan retak atau pecah.

Pemasangan material dengan kondisi cacat dikhawatirkan dapat berdampak pada fungsi drainase, seperti meningkatkan risiko banjir, kebocoran, dan kerusakan lingkungan sekitar.

 

Ketua Gabungan Wartawan Tangerang (Gawat), Supriyanta., menyatakan keprihatinannya, Senin (12/05)

“Kurangnya pengawasan di lapangan memberi ruang bagi pelaksana proyek untuk tidak menjalankan pekerjaan sesuai standar. Ini merugikan masyarakat,” ujarnya.

Lanjutnya, ” Sangat disayangkan, proyek peningkatan sistem drainase lingkungan nama paket pembangunan saluran drainase gorong gorong jalan wangsakara Bugel kecamatan Karawaci, yang dianggarkan dari APBD kota Tangerang tahun 2025 senilai Rp. 587.123.000,00.yang dilaksanakan dari CV. Raihan Putra Mandiri, ini melakukan hal seperti itu, ini merupakan perbuatan tercela dan kurang profesional menurut saya,” ujar Yanto.

Sementara itu, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, khususnya bidang Sumber Daya Air, belum memberikan keterangan resmi terkait temuan ini.

Masyarakat berharap proyek infrastruktur yang dibiayai oleh anggaran daerah dapat dikerjakan secara profesional dan sesuai standar mutu, demi terciptanya fasilitas publik yang aman dan bermanfaat jangka panjang. (Ivan)