Sabtu, 24 Oktober 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
LAZNAS Yatim Mandiri Kota Tangerang Sukses Gelar OMATIQ 2026 Berkat Informasi Warga, Polisi Amankan Pria dan Sita Sabu di Kampung Dumpit Dugaan Penghianatan Sejarah Lasem dan Pencemaran Nama Baik, Tokoh Budaya Jatim Lapor Polisi Silaturahmi dengan PWI se-Tangerang Raya, Tardi Paparkan Inovasi Digital Kantah Kota Tangerang Festival Anak Sholeh 2026, Ketua PCNU Tangsel: Kita Bukan Sekadar Mencari Juara, tetapi Menyiapkan Generasi Pembangun Peradaban Bantu Percepatan Penurunan Stunting Babinsa Koramil 02/Batuceper Bagikan Susu Balita Kejari Kota Tangerang Tetapkan Mantan Dirut PT APK Tersangka Baru Korupsi Sewa Boeing 737-300, Kerugian Negara Rp4,9 Miliar Hari Santri 2026, Meriah Seremoninya, Pudar Jihadnya
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Politik › Mahardhika Premium

Awas, Hati-hati ! Ada Oknum Catut Nama Pj Gubernur Banten dan Ajudan

BAGIKAN ARTIKELAwas, Hati-hati ! Ada Oknum Catut Nama Pj Gubernur Banten dan Ajudanhttps://www.mahardhikanews.com/2023/01/30/awas-hati-hati-ada-oknum-catut-nama-pj-gubernur-banten-dan-ajudan/
Awas, Hati-hati ! Ada Oknum Catut Nama Pj Gubernur Banten dan Ajudan

MAHARDHIKAnews.com – Plt. Kepala Biro Administrasi Pimpinan Dan Protokol Setda Provinsi Banten Beni Ismail mengimbau seluruh masyarakat Provinsi Banten untuk waspada dan hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Pj Gubernur Banten Al Muktabar dan ajudan.

MAHARDHIKAnews.com – Plt. Kepala Biro Administrasi Pimpinan Dan Protokol Setda Provinsi Banten Beni Ismail mengimbau seluruh masyarakat Provinsi Banten untuk waspada dan hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Pj Gubernur Banten Al Muktabar dan ajudan.

“Pada nomor Whatsapp +62 881-8087-091 memasang foto profil Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar dengan mengenakan jas dan peci hitam,” ungkap Beni.

“Pesan yang masuk dari nomor itu dipastikan penipu yang mencari keuntungan untuk kepentingannya sendiri dengan mencatut nama Pj Gubernur Banten,” tegasnya.

Pesan yang disampaikan dari nomor tersebut, lanjutnya, berupa permintaan bantuan untuk kegiatan Pondok Pesantren (Ponpes). Selain itu, oknum tersebut juga melampirkan nomor rekening BNI atas nama Ahmad Imron dengan nomor 1509131326.

“Selain yang mengatasnamakan Pj Gubernur Banten, pesan penipuan itu juga terjadi dengan mengatasnamakan Ajudan (Adc) Pj Gubernur Banten dengan nomor kontak +62 881-1061-546,” ungkap Beni.

“Agar masyarakat tidak mudah percaya dengan permintaan demikian. Serta dapat membantu menyebarkan informasi ini,” imbaunya. (Ngkong/rls)