Mei 1, 2026

Akhirussanah Sekaligus Tasyakuran Milad ke 3th dan Ananda M. Ridwan Darmawan Al Fatih di Omah Singgah NU Al Fath

IMG-20250701-WA0055(1)
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com TANGSEL, — Omah Singgah ( Omsing ) NU Al Fath yang berlokasi di Jl. Garuda Raya No. 107 A. Komplek Pajak Jurangmangu Timur Pondok Aren Tangsel, gelar Akhirussanah sekaligus Tasyakuran Miladnya yang ke 3 tahun dan milad ananda M. Ridwan Darmawan Al Fatih, Sabtu (20/06).

Sebagai salah satu rumah tahfidz, Omsing NU Al Fath memang memiliki puluhan santriwati yang menimba ilmu Al Qur’an secara gratis disini.

Mereka berasal dari berbagai daerah, namun hanya khusus untuk wanita. Selain belajar ilmu Al Qur’an, mereka juga diajarkan berbagai disiplin ilmu lainnya guna bekal mereka di masa depan.

Memasuki tahun ajaran baru 1447 – 1448 H, mereka pun sama dengan pesantren lain pada umumnya, menggelar acara Khairunnisa atau wisuda kelulusan.

Namun bedanya, selain acara tersebut, ada juga acara syukuran milad ke 3 Omsing NU Al Fath dan juga milad cucu pertama pemilik Omsing, H. Fathur Rahman, yaitu Ananda M. Ridwan Darmawan Al Fatih yang kebetulan waktunya bersamaan

Dengan di awali do’a syukur, acara berlanjut ke berbagai ketrampilan dan kesenian yang ditampilkan para santriwati khasnya budaya pesantren.

Di tengah acara, H. Fathur Rahman menyampaikan harapan dan do’anya agar para santriwati yang sudah lulus bisa mengamalkan ilmu yang di dapatnya dari sini.

“Semoga apa yang sudah mereka dapatkan disini, bisa menjadi bekal mereka menghadapi masa depan,” katanya.

Namun begitu, dia juga meminta kepada mereka agar terus belajar, dan meningkatkan ketrampilan diri dan ilmunya agar bisa lebih baik.

“Belajar itu kan tidak ada batasan usia dan waktunya. Jadi selagi kita masih hidup kita semestinya terus belajar dan belajar, dan jangan cepat merasa puas. Karena jika itu yang terjadi, maka kita sebenarnya sudah mengalami kemunduran,” tukasnya.

Dia juga meminta pada para santriwati yang masih ada dan mengikuti pelajaran, agar meningkatkan kualitas semangat dan disiplinnya dalam belajar.

“Semua santriwati harus punya tekad yang kuat menyelesaikan pelajarannya disini. Karena hanya dengan ilmu yang kita miliki kita bisa menjalani kehidupan ini dengan lebih baik,” pesan H. Fathur.

Dia yang juga selaku ketua MWCNU Pondok Aren Tangsel memang dikenal sangat care dengan para santri dan perkembangan NU di wilayahnya.

Kepeduliannya itu juga dijadikan nya sebagai moto di Omah Singgah NU Al Fath, yaitu We Can, We Care and We Share. Nampak beberapa pengurus MWC NU Pondok Aren juga hadir dalam acara ini.

Acara dihadiri oleh Dr (H) KH Ahmad Sugiarto AlHafizh dari Ponpes Tahfizh Quran Abu Bakar AsShidiq (ABS), KH M. Rofiq AlHafizh pimpinan Pondok Tahfizh Daarul Furqon Bintaro dan KH Husnul Aqib Lc Pimpinan Ponpes Jamiyah Islamiyah Jurangmangu Timur.

Turut hadir KH Moh. Toha Rais Syuriah MWCNU Pdk Aren, KH Irfan Zainy Abbas dan banyak Kyai lainnya yang menghadiri acara ini.

(Ivan)