Kamis, 01 Oktober 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Ketua Dekranasda Provinsi NTB Hj. Sinta Agatha M. Iqbal raih Penghargaan Stan Favorit pada Pameran Kriyanusa 2026 Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 37 Kasus Narkoba September 2026, 44 Tersangka Diamankan Sambangi Gedung PWI Kapolres Metro Tangerang Minta Kapolsek Respon Cepat Konfirmasi Wartawan Pemanggilan Saksi Jadi Babak Baru, Abel Dorong Penanganan Perkara Transparan dan Berkeadilan Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris: Pengrajin Tas Olahan Mengangkat Nama Baik Jambi SDN Harja Mekar 01 Cikarang Utara Gelar Maulid Nabi, PLT Kepsek Susi S.Pd Hadirkan Dakwah Boneka KA Hae n Steven RR. Okki Jusuf Judanagara: Merajut Warisan Tarumanagara dan Gagasan Pembangunan Berbasis Kearifan Nusantara Nyamar Jadi Petugas Provider, Spesialis Pencuri Tower BTS Ditangkap di Tangerang
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Kebudayaan › Mahardhika Premium

Ritual Kerukunan dan Persatuan Bangsa di Lasem

BAGIKAN ARTIKELRitual Kerukunan dan Persatuan Bangsa di Lasemhttps://www.mahardhikanews.com/2025/04/14/ritual-kerukunan-dan-persatuan-bangsa-di-lasem/
Ritual Kerukunan dan Persatuan Bangsa di Lasem

MAHARDHIKAnews.com LASEM, —Ritual ini bertujuan untuk menyambung lagi tali persaudaraan anak bangsa dan mempererat Kerukunan-Persatuan Bangsa (14/03/25 SD 15/03/25) di Lasem, Rembang Jawa Tengah.

MAHARDHIKAnews.com LASEM, —Ritual ini bertujuan untuk menyambung lagi tali persaudaraan anak bangsa dan mempererat Kerukunan-Persatuan Bangsa (14/03/25 SD 15/03/25) di Lasem, Rembang Jawa Tengah.

Ritual tersebut dilaksanakan tepat di malam Jum’at Kliwon dan malam puncak purnama, dengan dihadiri dan disaksikan oleh putra putri terbaik bangsa dari berbagai daerah seperti Lasem, Rembang, Kediri Semarang, Sumatra, Papua dan banyak lagi.

Pelaksanaan ritual tersebut dipimpin oleh Mas Danang Swastika, Mbah jambul, Kang suwung, dan Suhu Tjoeng, yang dilaksanakan di Punden Tapaan Eyang Mpu Guru Pangeran Santi Badra Lasem Rembang Jawa Tengah.

Bangkitnya kesadaran bangsa ini serta lebih maju dan jaya, serta terjadinya kerukunan dan persatuan Bangsa.

Prosesi ritual ini disimbolkan dengan disatukannya tanah dan air dari berbagai penjuru Nusantara dan di tanam/dipendam di tanah Lasem.

Ritual ini berlangsung khidmat dan berlinang air mata dikarenakan terlarut oleh semangat dan kerukunan persatuan bangsa.

Acara berlangsung pukul 24.00 – 03.00 Wib tepat puncak purnama. Setelah ritual ini dilaksanakan putra putri bangsa menggelar makan bersama /bancakan.

Kemudian peserta yang hadir bersatu kembali menyerukan dan mendeklarasikan bahwa Eyang Semar atau Sabdo Palon adalah Putro Wayah Lasem yaitu Eyang Mpu Guru Pangeran Santi Badra.

Lasem,Pusaka-Pancer dan Pemersatu. Jowo Jawi Jawoto, Jayalah bangsaku, Tanah Nuswantoro tanah suci dan sakti, Hwuning Me Whuningi Manuswa BadraSanti. (Suryani)