Kamis, 01 Oktober 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Ketua Dekranasda Provinsi NTB Hj. Sinta Agatha M. Iqbal raih Penghargaan Stan Favorit pada Pameran Kriyanusa 2026 Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 37 Kasus Narkoba September 2026, 44 Tersangka Diamankan Sambangi Gedung PWI Kapolres Metro Tangerang Minta Kapolsek Respon Cepat Konfirmasi Wartawan Pemanggilan Saksi Jadi Babak Baru, Abel Dorong Penanganan Perkara Transparan dan Berkeadilan Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris: Pengrajin Tas Olahan Mengangkat Nama Baik Jambi SDN Harja Mekar 01 Cikarang Utara Gelar Maulid Nabi, PLT Kepsek Susi S.Pd Hadirkan Dakwah Boneka KA Hae n Steven RR. Okki Jusuf Judanagara: Merajut Warisan Tarumanagara dan Gagasan Pembangunan Berbasis Kearifan Nusantara Nyamar Jadi Petugas Provider, Spesialis Pencuri Tower BTS Ditangkap di Tangerang
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Ekonomi › Mahardhika Premium

Panen Raya di Karawang, Dirut Perum Bulog Minta Sawah Produktif Tak Dikorbankan untuk Kawasan Komersial

BAGIKAN ARTIKELPanen Raya di Karawang, Dirut Perum Bulog Minta Sawah Produktif Tak Dikorbankan untuk Kawasan Komersialhttps://www.mahardhikanews.com/2026/06/11/panen-raya-di-karawang-dirut-perum-bulog-minta-sawah-produktif-tak-dikorbankan-untuk-kawasan-komersial/
Panen Raya di Karawang, Dirut Perum Bulog Minta Sawah Produktif Tak Dikorbankan untuk Kawasan Komersial

MAHARDHIKAnews.com KAB. KARAWANG, — Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan pentingnya menjaga keberadaan lahan pertanian di Kabupaten Karawang agar tetap berfungsi sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional.

MAHARDHIKAnews.com KAB. KARAWANG, — Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan pentingnya menjaga keberadaan lahan pertanian di Kabupaten Karawang agar tetap berfungsi sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional.

Pesan tersebut disampaikan Ahmad Rizal saat menghadiri kegiatan Panen Raya Bersama Direktur Utama Perum BULOG dan Pimpinan VII BPK RI di Desa Mekarjaya, Kabupaten Karawang, Kamis (11/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Rizal mengapresiasi para petani dan masyarakat Karawang yang dinilai berhasil mempertahankan daerahnya sebagai salah satu sentra produksi pangan terbesar di Indonesia.

Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Karawang sejak kecil. Saat masih bersama orang tuanya melintasi jalur non-tol Karawang, ia kerap mendengar bahwa wilayah tersebut merupakan lumbung pangan nasional.

Menurutnya, hingga saat ini identitas tersebut masih tetap terjaga berkat konsistensi masyarakat dalam mempertahankan sektor pertanian.

“Karawang merupakan lumbung pangan Jawa Barat sekaligus lumbung pangan Indonesia. Alhamdulillah hingga sekarang status itu masih bisa dipertahankan oleh masyarakat,” ujarnya.

Di tengah pesatnya perkembangan industri dan pembangunan infrastruktur di Karawang, Rizal mengingatkan pemerintah daerah agar lebih waspada terhadap potensi alih fungsi lahan pertanian produktif.

Ia menilai lahan sawah yang subur harus mendapat perlindungan khusus karena memiliki peran strategis dalam menjaga pasokan pangan nasional.

Menurutnya, kebutuhan pembangunan tetap bisa berjalan tanpa harus mengorbankan area pertanian yang memiliki produktivitas tinggi.

“Lahan pertanian harus kita jaga. Jangan sampai berubah menjadi kawasan komersial. Jika memang diperlukan pengembangan wilayah, sebaiknya memanfaatkan lahan yang kurang produktif. Namun untuk sawah yang subur dan menghasilkan, pengawasannya harus benar-benar diperketat,” tegasnya.

Meski panen raya kali ini berlangsung pada penghujung musim panen sehingga luasan lahan yang dipanen tidak terlalu besar, BULOG tetap optimistis menghadapi musim tanam berikutnya yang saat ini mulai berjalan.

Rizal juga mengingatkan kembali momen penting ketika Presiden mencanangkan program swasembada pangan nasional di Kabupaten Karawang pada awal 2025.

Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi tonggak penting bagi perjalanan Indonesia menuju kemandirian pangan.

Ia menegaskan bahwa kemampuan sebuah negara memenuhi kebutuhan pangannya sendiri merupakan fondasi utama menuju kemajuan dan kedaulatan bangsa.

(D-Hunter)