Kamis, 08 Oktober 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Cegah Pelajar Ikut Aksi Massa, Polres Metro Tangerang Kota Perkuat Program Bapak Asuh Sambangi PWI, Responsif Tidak Reaktif jadi Mekanisme Konfirmasi Media di Tirta Benteng Usai Putusan MK Soal Syarat Pendidikan Wapres, Ketum FBB: Percayakan Kepemimpinan Prabowo-Gibran Hingga 2029 Resmi Kantongi Nomor Urut 02, Hadi Rohhadi ST Siap Bertarung di Pilkades PAW Tanjungsari Cikarang Utara Layanan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari, Kantah Kota Tangerang Perkuat Kolaborasi dengan Bapenda dan PPAT Bungkam Saat Dikonfirmasi Soal Proyek Tanggul CV Nurhaya Sukses Makmur, Komitmen Transparansi Kabid SDA PUPR Kota Tangerang Dipertanyakan Wali Kota Tangerang Silaturahmi ke Kodim 0506/Tgr, Sampaikan Ucapan HUT TNI ke-81 Momen Hangat HUT TNI ke-81, Polres Metro Tangerang Kota Bawa Tumpeng dan Kue ke Kodim 0506
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Politik › Mahardhika Premium

Duduk Santai, Kaki di Atas Meja, Potret Buram Pelayanan Kantor Desa Mauk Barat

BAGIKAN ARTIKELDuduk Santai, Kaki di Atas Meja, Potret Buram Pelayanan Kantor Desa Mauk Barathttps://www.mahardhikanews.com/2025/06/13/duduk-santai-kaki-di-atas-meja-potret-buram-pelayanan-kantor-desa-mauk-barat/
Duduk Santai, Kaki di Atas Meja, Potret Buram Pelayanan Kantor Desa Mauk Barat

MAHARDHIKAnews.com TANGERANG, — Potret pelayanan publik yang memprihatinkan kembali terjadi di Kantor Desa Mauk Barat, Kecamatan Mauk. Saat sejumlah awak media melakukan kunjungan pada jam kerja, hanya dua orang aparatur yang terlihat berada di kantor.

MAHARDHIKAnews.com TANGERANG, — Potret pelayanan publik yang memprihatinkan kembali terjadi di Kantor Desa Mauk Barat, Kecamatan Mauk. Saat sejumlah awak media melakukan kunjungan pada jam kerja, hanya dua orang aparatur yang terlihat berada di kantor.

Salah satu tertidur di sofa, sementara satu lainnya duduk santai dengan kaki naik ke atas meja sambil berkaraoke ria menggunakan sound system bersuara cukup keras.

Sosok yang duduk santai tersebut diketahui adalah operator desa yang akrab disapa Pentol. Awalnya ia mengaku hanya sebagai staf biasa, namun belakangan diketahui bahwa ia memegang peran penting dalam sistem administrasi desa.

Ketika dimintai keterangan terkait Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2022 hingga 2024, Pentol menolak memberikan jawaban.

“Saya nggak bisa jawab, harus koordinasi dulu dengan Pak Kades. Beliau sedang rapat di kecamatan,” ujarnya.

Namun setelah dilakukan pengecekan langsung ke kantor kecamatan, tidak ditemukan agenda rapat maupun keberadaan kepala desa seperti yang disampaikan.

Kondisi ini semakin memperkuat kekecewaan publik, terlebih warga masih menuntut transparansi terhadap penggunaan dana desa.

Website resmi desa terpantau tidak aktif alias mati suri. Anjungan mesin informasi desa bahkan tak berfungsi, tampak berdebu dan tak terurus — pemandangan yang disebut-sebut selalu muncul setiap kali awak media datang.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa dan Sekretaris Desa Mauk Barat belum memberikan tanggapan resmi.

( Jun / Tim )