Rabu, 30 September 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
SDN Harja Mekar 01 Cikarang Utara Gelar Maulid Nabi, PLT Kepsek Susi S.Pd Hadirkan Dakwah Boneka KA Hae n Steven RR. Okki Jusuf Judanagara: Merajut Warisan Tarumanagara dan Gagasan Pembangunan Berbasis Kearifan Nusantara Nyamar Jadi Petugas Provider, Spesialis Pencuri Tower BTS Ditangkap di Tangerang Narita Hotel Tangerang Perkuat Segmen Keluarga, Luncurkan Kamar Disney dan Captain Capy Ribuan Massa BPPKB Banten Turun, Soroti Dugaan Terbitnya Izin Keramaian Polres Pandeglang Terhadap Organisasi Yang Bersengketa Hukum Polda Banten Bongkar Praktik “Kencingan” Solar Subsidi di Pulo Ampel, Dua Tersangka Diamankan Ponpes Almuqriyah Gelar Festival Qosidah dalam Perayaan HUT Banten ke 26 Ketua PCNU Tangsel: Lembaga Harus Jadi Mesin Khidmah, Bukan Sekadar Struktur
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Artikel › Mahardhika Premium

Pengurus MWC NU Pondok Aren Apresiasi Film Thagut, Karya Penulis Muda Berbakat Lele Laila

BAGIKAN ARTIKELPengurus MWC NU Pondok Aren Apresiasi Film Thagut, Karya Penulis Muda Berbakat Lele Lailahttps://www.mahardhikanews.com/2024/08/31/pengurus-mwc-nu-pondok-aren-apresiasi-film-thagut-karya-penulis-muda-berbakat-lele-laila/
Pengurus MWC NU Pondok Aren Apresiasi Film Thagut, Karya Penulis Muda Berbakat Lele Laila

MAHARDHIKnews.com KOTA TANGSEL, — Mengikuti acara undangan Nobar (Nonton Bareng) film Thagut di BXChange XXI pada Sabtu malam (31/08), pengurus MWC NU Pondok Aren berikan apresiasinya atas tayangan film tersebut.

MAHARDHIKnews.com KOTA TANGSEL, — Mengikuti acara undangan Nobar (Nonton Bareng) film Thagut di BXChange XXI pada Sabtu malam (31/08), pengurus MWC NU Pondok Aren berikan apresiasinya atas tayangan film tersebut.

Film yang disutradarai oleh Bobby Prasetyo dan ditulis oleh Lele Laila ini, di nilai berhasil memberikan edukasi bagi pemahaman masyarakat, akan pentingnya ilmu agama dalam menjalani kehidupan.

Pernyataan ini diberikan oleh Sekretaris MWC NU Pondok Aren Ustaz Annas selaku koordinator Nobar tersebut, didampingi oleh Ketua Tanfidziyah Kyai M. Toha dan beberapa pengurus ranting lainnya.

“Film ini memberikan pelajaran sangat jelas bagi masyarakat bahwa untuk mencapai segala sesuatu itu tidak bisa dengan cara yang instan” ujarnya seusai pertunjukan selesai.

Menurutnya, pandangan pada sebagian masyarakat khususnya yang awam dalam ilmu agama, memang kadang banyak yang mengambil jalan pintas.

Hal ini tentu saja sangat dilarang dalam agama, apa lagi jika sampai menyekutukan Tuhan seperti kisah dalam film Thagut ini.

“Semua perlu waktu dan kesabaran, keuletan dan peribadatan. Bukan dengan cara mengambil sesembahan lain atau bersekutu dengan syetan agar hidupnya bisa berhasil dan sukses” tandasnya.

Senada, Penulis Cerita Lele Laila juga menyampaikan hal yang sama saat ditemui disela-sela foto bersama para penggemarnya.

“Kita ingin film ini bisa banyak yang tonton ya. Namun selain sebagai hiburan dan tontonan dengan tema horor, kita juga berharap penonton bisa dapatkan hikmahnya dari film tersebut” ucap Lele Laila.

Film Thagut yang mengisahkan tentang orang yang jadi “budak” Thagut/Syetan dan akhirnya hancur dan merugikan dirinya sendiri, memang merupakan hal yang masih banyak terjadi di masyarakat kita.

“Semoga dengan menonton film ini, para penonton bisa lebih rajin lagi dalam beribadah dan hanya meminta bantuan dan pertolongan dari Allah Subhanahu wata’ala saja” terang Laila.

Film yang memang dikemas dengan tema horor ini, cukup memberikan ketegangan dan memicu andrenalin penontonnya.

Bagi anda penggemar film horor, film ini memang layak untuk anda nikmati. Karena selain ketegangan yang bisa anda dapatkan, ada pesan moral juga yang sangat berarti untuk kita jalani dalam kehidupan. (Ivan)