Kamis, 01 Oktober 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Ketua Dekranasda Provinsi NTB Hj. Sinta Agatha M. Iqbal raih Penghargaan Stan Favorit pada Pameran Kriyanusa 2026 Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 37 Kasus Narkoba September 2026, 44 Tersangka Diamankan Sambangi Gedung PWI Kapolres Metro Tangerang Minta Kapolsek Respon Cepat Konfirmasi Wartawan Pemanggilan Saksi Jadi Babak Baru, Abel Dorong Penanganan Perkara Transparan dan Berkeadilan Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris: Pengrajin Tas Olahan Mengangkat Nama Baik Jambi SDN Harja Mekar 01 Cikarang Utara Gelar Maulid Nabi, PLT Kepsek Susi S.Pd Hadirkan Dakwah Boneka KA Hae n Steven RR. Okki Jusuf Judanagara: Merajut Warisan Tarumanagara dan Gagasan Pembangunan Berbasis Kearifan Nusantara Nyamar Jadi Petugas Provider, Spesialis Pencuri Tower BTS Ditangkap di Tangerang
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Hukum › Mahardhika Premium

Seorang Anak Jadi Korban Kejahatan Hipnotis Wanita Paruh Baya, Simak Kisahnya

BAGIKAN ARTIKELSeorang Anak Jadi Korban Kejahatan Hipnotis Wanita Paruh Baya, Simak Kisahnyahttps://www.mahardhikanews.com/2023/11/23/seorang-anak-jadi-korban-kejahatan-hipnotis-wanita-paruh-baya-simak-kisahnya/
Seorang Anak Jadi Korban Kejahatan Hipnotis Wanita Paruh Baya, Simak Kisahnya

MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGERANG, — Seorang anak dengan inisial SA yang baru berumur 11 tahun siswa kelas 6 SD, jadi korban hipnotis oleh seorang wanita paruh baya tak dikenal pada Selasa (21/11), sekitar pukul 16.00 WIB.

MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGERANG, — Seorang anak dengan inisial SA yang baru berumur 11 tahun siswa kelas 6 SD, jadi korban hipnotis oleh seorang wanita paruh baya tak dikenal pada Selasa (21/11), sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan keterangan ibu korban (NR) seusai melaporkan kasus ini di Polsek Cileduk, anaknya ini ditunjuk oleh pelaku dan di minta antarkan ke tukang fotocopy.

Anaknya mengaku, setelah ditunjuk oleh jari telunjuk pelaku, pandangannya kabur dan tak tahu apa-apa lagi selain menuruti kemauan pelaku.

“Anak saya di boncengin motor oleh pelaku minta di antar ke tempat fotocopy, tapi saat di tempat sepi, tepatnya di dekat lapangan Jl. Raden Fatah Cileduk, anak saya di turunkan” terang NR sang ibu korban.

Setelah turun dari sepeda motor, anaknya di minta serahkan hpnya dan dibuka kalung yang dikenakannya.

Setelah Hp dan kalung emasnya diambil oleh pelaku, dia pun langsung pergi meninggalkan korban yang masih duduk terpaku di pinggir jalan.

“Dia (pelaku) langsung pergi begitu saja, meninggalkan anak saya di pinggir jalan yang masih terdiam menerima perlakuan itu” imbuh NR, Rabu (23/11).

Korban yang tak lama tersadar langsung berteriak dan memanggil sang pelaku. Teriakan ini menimbulkan perhatian dan kehadiran warga yang berusaha membantu mengejar pelaku. Namun sayang pelaku sudah menghilang.

Kejadian ini terekam oleh CCTV milik salah seorang warga. Dalam rekaman CCTV tersebut memang terlihat pelaku menurunkan korban dan tak lama setelah itu pelaku melarikan diri dengan sepeda motor yang ditumpanginya.

Akibat kejadian itu korban SA mengalami kerugian berupa 1 buah Hp dan satu buah kalung emas seberat 3 gram. Kasus ini sekarang sedang dalam penyelidikan Polsek Cileduk. (Ivan)