Mei 24, 2026

Walikota dan Wakil Hadiri Halal Bi Halal Pengajian Kitab Kuning MUI Kota Tangsel

1775389470745
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGSEL, — Walikota Tangerang Selatan yang diwakili oleh Kepala Dinas Sosial H. Drs., Heli Slamet M.Si., turut menghadiri acara Halal Bihalal yang di gelar oleh MUI ( Majelis Ulama Indonesia) Kota Tangsel.

Acara yang dilaksanakan di kediaman anggota Dewan Pertimbangan MUI Tangsel H. Adi Sucipto ( Yoyok ), Jl. Maribaya Blok D.1 Perumahan Villa Dago Pamulang ini juga dihadiri oleh Wakil Walikota Pilar Saga Ichsan.

Dalam sambutannya, H. Heli Slamet menyampaikan pesan dari Walikota tentang pentingnya penanganan sampah dari Hulu, Sabtu (04/04).

Karena itu Pemkot Tangsel mengajak warganya untuk membangun Biopori di rumahnya masing-masing, agar sampah dapur atau organik bisa di atasi sendiri dan tak harus dibawa ke TPA.

Dia sendiri mengungkapkan bahwa di rumahnya sudah menerapkan pola seperti itu, dengan cara menanam pipa baja dengan lebar 80 diameter dan tinggi 50 Cm sebanyak dua batang.

“Jadi bapak ibu, masalah sampah organik di rumah saya sudah bisa diselesaikan di rumah tanpa harus di bawa ke TPA,” terang H. Heli Slamet.

Lanjutnya, “Sampah di kota Tangsel saat ini perhari sebanyak 1.129 ton, jika sampah organik sudah bisa diselesaikan di rumah, berarti 60 persen sampah sudah bisa dikurangi yang dibawa ke TPA, atau sekitar 600 ton,” imbuhnya.

Namun begitu, dia juga meminta agar warga bisa berdiskusi dengan pemerintah setempat seperti pihak kecamatan dan kelurahan jika mengalami kesulitan dalam hal pembuatan Biopori.

“Ini harus kita kerjakan bersama karena ini sudah jadi target dari Pemerintah Kota agar masalah sampah ini bisa kita selesaikan,” tambahnya.

H. Heli Slamet juga mengajak agar lembaga seperti sekolah, pesantren dan sejenisnya agar membuat Bank Sampah Non Organik. Karena selain lebih tertangani juga bisa memberikan uang tambahan.

“Jika ini bisa kita laksanakan, itu artinya sekitar 20 persen sudah terselesaikan. Berarti sudah 80 persen. Nah sisanya yang dua 20 persen itulah yang nanti akan kita rubah jadi energi listrik,” pungkasnya.

Sedangkan Wakil Walikota Pilar Saga Ichsan mengajak para jama’ah, khususunya MUI terus mensosialisasikan pengajian Kitab Kuning pada masyarakat.

Menurutnya, mengaji kitab kuning ini sangat penting bagi kita semua, karena bisa menambah wawasan keagamaan dan menambah keimanan bagi yang mempelajari nya.

“Pemkot Tangsel sangat mendukung acara ini, karena itu saya meminta agar pengajian ini juga dilakukan di MUI kecamatan dan tidak terkonsentrasi di Islamic Centre seperti hari biasa,” ujarnya.

Meski baru sembuh dari sakit, Wakil Walikota merasa sangat bersemangat untuk menghadiri acara ini, karena bisa bertemu dengan para guru mulia yang ada di Tangsel.

“Semoga dengan para alim ulama dan ilmu yang diajarkan nya, bisa membuat hidup kita lebih berkah dan selamat, sehingga bisa terus memajukan Kota Tangsel,” pungkasnya. (Ivan)

 

 

 

.